Kejadian tersebut persis dengan apa yang terjadi di final Piala AFF saat Malaysia menjamu Indonesia. Dari pengamatan detikSport, sejumlah oknum penonton mengarahkan sinar laser ke beberapa pemain Semen Padang.
Arahan sinar laser itu menuai protes sehingga wasit Setiono menghentikan jalannya pertandingan hingga tiga menit di babak pertama. Sang pengadil terlihat berbincang serius dengan Inspektur Pertandingan (IP) namun akhirnya melanjutkan laga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak hanya sinar laser, di babak pertama juga muncul ulah oknum yang melemparkan kembang api ke arah lapangan, tepatnya di sisi kanan gawang Persisam. Tindakan seorang pemain Persisam membuang kembang api itu malah nyaris membuat sebuah baliho sponsor ISL terbakar meski cuaca hujan.
Beruntung, panitia dengan cepat bergegas melakukan pemadaman sehingga insiden yang tidak diinginkan tidak terjadi.
"Kami minta penonton tidak melemparkan kembang api. Kita tidak ingin tim kesayangan kita dihukum dan tidak boleh menggelar pertandingan berikutnya di kandang," ujar salah seorang panitia melalui pengeras suara.
"Mari kita jaga keamanan dan ketertiban bersama," sebut panitia lagi.
Meski melihat aksi pelemparan kembang api, wasit Setiono bergeming dan tetap melanjutkan jalannya pertandingan.
(arp/din)











































