sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Minggu, 27 Mar 2011 00:18 WIB

'Pemilik Suara PSSI Juga Harus Bertanggung jawab'

- detikSport
Jakarta - Selama ini ketua umum Nurdin Halid menjadi sasaran kecaman dan kekecewaan masyarakat Indonesia. Namun tanggung jawab bukan hanya pada pria berjuluk "Sang Puang", namun juga para pemilik suara sah PSSI.

Demonstrasi dan kecaman terus mendera Nurdin Halid seiring dengan buruknya prestasi timnas. Selain itu pria berjuluk Sang Puang dituding mempermainkan peraturan FIFA sehingga melanggengkan jabatannya. Padahal dia pernah menjadi narapidana.

Kekacauan di PSSI semakin memuncak menyusul batalnya kongres PSSI di Pekanbaru, Riau. Kongres ini sedianya membentuk komite pemilihan dan komite banding untuk pemilihan ketua umum April mendatang. Nurdin Halid sendiri sudah meninggalkan Riau dan tidak jelas ke mana ketua umum PSSI sejak 2003 itu pergi.

Tindakan ini boleh jadi semakin menguatkan kecaman kepada Nurdin Halid. Namun "dosa" di PSSI bukan hanya milik Nurdin semata. Anggota Komisi X DPR Dedi Gumelar mengatakan bahwa para pemilik suara sah PSSI juga harus ikut bertanggungjawab atas kekacauaan yang terjadi.

"Kalau Nurdin Halid maju lagi, berarti ini karena anak buahnya. 108 orang tanggung jawab. Dalam dekade ini, apa yang dilakukan kepengurusan Nurdin Halid ini sejarah hitam. Kalau berpegang pada moral dan aturan, tahun 2007 seharusnya Nurdin Halid sudah tidak boleh. Kalau begitu, mengapa mereka (para pemilik suara--red) tidak gelar KLB?" ujar Dedi dalam perbincangan dengan detikSport, , Sabtu (26/3/2011) malam WIB.

Pria yang akrab disapa Miing itu mengaku heran mengapa ada pihak yang sangat ngotot mempertahankan kekuasaannya di PSSI.

"Ada apa sih di PSSI kok keukeuh banget. Yang terjadi sudah keluar dari prinsip olahraga. Yang terjadi adalah tidak menyehatkan, tidak sportif, tidak fair. Cita-cita Suratin dirikan PSSI itu apa? Sebagai pemersatu, perjuangan. Ini sudah keluar dari itu semua," tukas dia di ujung sambungan telepon.



(nar/a2s)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com