SOS Minta KPPN Diwaspadai

SOS Minta KPPN Diwaspadai

- Sepakbola
Kamis, 31 Mar 2011 00:00 WIB
Jakarta - Koordinator Save Our Soccer (SOS) Apung Widadi meminta masyarakat pecinta sepakbola nasional mewaspadai gerak-gerik Komite Penyelamatan Persepakbolaan Nasional (KPPN). Pasalnya, sosok di dalam KPPN juga bukan sosok bersih.

"KPPN harus ditelusuri. Mereka kan lahir dari kekecewaan. Hubungan KPPN dengan grassroot juga sangat jauh," kata Apung dalam diskusi terbatas mengkaji kasus korupsi Nurdin Halid di TIM, Jakarta, Rabu (30/3/2011).

Seperti diketahui, KPPN berisi sejumlah pengurus klub tidak sejalan dengan Nurdin Halid. Kondisi ini yang dikhawatirkan membuat KPPN sebagai alat perjuangan tokoh-tokoh elit saja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di KPPN ada nama Sukawi Sutarip, mantan Walikota Semarang yang merupakan tersangka korupsi APBD Semarang tahun 2003, tetapi tahun 2010 kasusnya di-SP3 oleh Kejati Jawa Tengah," ungkap Apung yang juga peneliti di Indonesia Corruption Watch (ICW).

"Kita harus mendeteksi orang-orang yang bermasalah. Jangan sampai membawa sepakbola kepada isu elitis, ini bukan biru vs kuning," tegas Apung merujuk pada "perseteruan" antara dua partai besar, Partai Golkar dan Partai Demokrat.




(arp/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads