sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Jumat, 08 Apr 2011 00:15 WIB

PSMS Ditawarkan Merger dengan Bintang Medan

- detikSport
Medan - Penghentian dana APBD untuk klub mulai tahun 2012 disambut positif oleh PSMS Medan. Jalan keluar lain pun muncul ketika Bintang Medan memberikan ajakan untuk merger.

Salah satu hal yang melatari dihentikannya kucuran dana APBD adalah rekomendasi yang dikeluarkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). KPK) menemukan indikasi pelanggaran dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) selama beberapa tahun yang dikucurkan pemerintah-pemerintah daerah ke klub-klub sepakbola. KPK menilai hal ini sangat berpotensi terjadi praktik korupsi.

Menimbang kondisi ini, Pemerintah Kota (Pemko) Medan menyatakan akan menghentikan alokasi anggaran APBD ke tim sepakbola PSMS melalui KONI Medan. Namun, penghentian dana APDN itu akan dilakukan setelah tercapainya kesepakatan bersama KPK dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), untuk menyetop APBD ke klub sepakbola melalui pemerintah daerah kabupaten/kota.

Wakil Walikota Medan, yang juga Ketua Umum PSMS Medan, Dzulmi Eldin, menegaskan dukungannya dan Pemko Medan akan memberlakukan itu menunggu keputusan resmi dari Mendagri.

"Kita akan sesuaikan dengan keputusan atau arahan dari Mendagri itu sesuai keputusan bersama yang disampaikan dengan KPK," Eldin menjelaskan dalam rilis yang diterima detikSport.

“Sekarang ini, bukan berbicara mau ke mana di bawa. Tapi ini aturan dan harus dilaksanakan. Kita memang dapat memahami bersama manajemen klub sepakbola di Indonesia atau di daerah itu seperti apa. Tapi daripada menjadi temuan, lebih baik kita stop. Kita siap menyetop bantuan APBD Pemko Medan yang setiap tahunnya diberikan ke PSMS mulai 2012 nanti, jika memang itu ditegaskan dalam peraturan atau keputusan Mendagri," lanjutnya.

Menanggapi itu, Vice President Liga Primer Indonesia (LPI) Region Sumatera dan Aceh, Avian Tumengkol, menilai bahwa langkah yang diambil pihak Pemko Medan untuk menghentikan bantuan APBD ke PSMS sudah tepat. Avian juga menuturkan, salah satu langkah berikut yang bisa diambil oleh pihak Pemko Medan atau PSMS, adalah untuk merger dengan Bintang Medan FC yang saat ini berlaga di LPI.

"Khususnya bagi PSMS Medan. Saya yakin kejayaan PSMS akan kembali bangkit dan bersuara di persepakbolaan nasional kita seperti dulu. Dan untuk mensukseskan ini, kita harus bersama-sama mencari solusi terbaik," tegas Avian.





(roz/arp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
NEWS FEED