Meski bermain tanpa diperkuat beberapa pemain inti, pelatih Withaya Laohakul mengatakan timnya berencana memberi kejutan bagi tuan rumah.
"Kami akan bermain sepakbola menyerang. Kami ke sini untuk menunjukkan permainan kami dan dengan itu kami yakin bisa menang meski kami kehilangan beberapa pemain inti," kata Withaya saat diwawancara pers di Hotel Aston, Jayapura, Senin (11/4/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada dua orang yang kami waspadai, yakni top skor sementara liga domestik (Boaz Solossa) serta pemain sayap kanan (Ian Kabes) yang memiliki kecepatan luar biasa. Saya tak tahu nomor punggungnya berapa, tapi kita akan tahu orangnya di lapangan nanti," tukas dia.
Menyinggung soal perjalanan ke Papua, ia mengaku sangat menikmati perjalanan tersebut dan terkesan dengan Bumi Cendrawasih yang begitu indah, walaupun diselimuti dengan cuaca panas.
Walaupun merasa tak punya masalah dengan makanan yang ditawarkan di Papua (Indonesia), Withaya mengeluhkan waktu kickoff pada pukul 16.00 WIT, karena dianggapnya masih terlalu siang.
"Kalau di Thailand, jam empat sore waktu setempat itu terlalu cepat karena baru jam 2 siang. Ini yang menjadi keluhan kami karena kita tak pernah bermain jam 2 siang di negara kami," imbuhnya.
Persipura dan Chonbury sama-sama mengumpulkan empat poin dari dua pertandingan mereka di Grup H, hasil sekali menang dan sekali seri. Chonbury berada di puncak karena unggul selisih gol. Dua tim lainnya adalah East Bengal (India) dan South China (Hong Kong).
(a2s/rin)










































