Seperti diberitakan sebelumnya, dikabarkan masa banding para bakal calon Exco PSSI yang awalnya hingga 5 Mei, dimundur tiga hari, hingga Selasa (3/5). Perubahan itu diungkapkan oleh anggota Komite Banding Ahmad Riyadh.
Namun, Joko, di depan para wartawan di kantor PT. Liga Indonesia, Jakarta, Senin (2/5/2011), membantah hal tersebut. Joko juga menegaskan bahwa pengumumab banding juga akan tetap dilakukan pada 13 Mei.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu info dari mana? Tidak ada perubahan. Tetap tanggal 13 Mei, akan diumumkan," ujarnya.
"Untuk hotel masih definitif. Mungkin H-7 akan kita sepakatkan."
Di sisi lain, Joko juga mengungkapkan bahwa pihak KN sama sekali tidak akan mengganggu kerja KB. Baginya, KN dan KB punya tanggungjawabnya masing-masing.
Hal ini juga menyangkut soal kekhawatiran sebagian orang bahwa keputusannya KN akan memengaruhi atau melakukan intervensi terhadap KB, terutama setelah Kelompok 78 dipastikan akan tetap mengajukan nama George Toisutta dan Arifin panigoro. Kedua nama itu sudah ditolak KN untuk dicalonkan lagi, merujuk pada keputusan FIFA.
"KB itu bukan urusan kami. KB bukan anak buah KN. Mereka diangkat olelh FIFA, jadi yang menjustifikasi bukan KN, tapi FIFA."
"Kita juga tak bisa berandai-andai bagaimana keputusan (banding) itu nanti (keluar)."
"KN itu hanya me-refer surat FIFA. Apa yang diputuskan FIFA, itu yang kita jalankan. Kita nggak mau terlalu jauh mengungkit-ungkit yang sudah lalu. Kalau FIFA sudah memtusukan begitu, ya kita jalankan," tandasnya.
(roz/mfi)










































