FIFA Setujui Reshuffle KN

FIFA Setujui Reshuffle KN

- Sepakbola
Kamis, 12 Mei 2011 22:58 WIB
Jakarta - FIFA memberi lampu hijau atas usulan Agum Gumelar untuk melakukan reshuffle terhadap keanggotaan Komite Normalisasi. Lima anggota lama dipastikan dicoret dan digantikan oleh empat nama baru.

Persetujuan FIFA terhadap penggantian lima anggota Komine Normanilasi (KN) tersebut termuat dalam surat dikirim organisasi pimpinan Sepp Blatter itu, Kamis (12/5/2011) malam WIB.

Dalam surat tertanggal 11 Mei 2011 dan ditandatangani Jerome Valcke tersebut FIFA menyebut kalau Dityo Pramono, Siti Nuzanah, Sukawi Sutarip, Samsul Ashar dan Satim Sofyan dicabut keanggotaannya dari KN.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setelah melalukan analisa pada situasi, terutama terkait fakta bahwa lima anggota Komite Normalisasi dikontrol oleh liga ilegal, Liga Primer Indonesia (LPI), Komite Darurat FIFA memutuskan untuk mengganti mereka. Sebagai konsekuensinya Dityo Pramono, Siti Nuzanah, Sukawi Sutarip, Samsul Ashar dan Satim Sofyan dicabut keanggotaannya dari Komite Normalisasi," demikian kutipan surat FIFA.

Untuk menggantikan kelima orang tersebut FIFA cuma menunjuk empat nama sebagai anggota baru, dari enam yang sebelumnya direkomendasikan Agum Gumelar. Mereka yang ditunjuk adalah Rendra Krisna (Presiden Kehormatan Arema Indonesia), Sumaryoto (mantan ketua PSSI Jawa Tengah), Baryadi (Ketua PSSI Sumatera Selatan) dan Sinyo Aliandoe (mantan pelatih timnas Indonesia).

Agum Gumelar sebelumnya sudah mengonfirmasi rencana melakukan reshuffle terhadap Komite Normalisasi. Alasan melakukan penggantian terhadap lima anggotanya adalah karena mereka dianggap tak lagi bekerja sesuai innstruksi FIFA. Sebagai catatan, kelima nama yang dicoret tersebut adalah anggota Kelompok 78 yang mendukung pencalonan George Toisutta dan Arifin Panigoro.

Dengan reshuffle ini maka KN kini cuma diisi oleh tujuh nama, dari sebelumnya delapan orang.

Komite Normalisasi

Agum Gumelar (Ketua)

- Joko Driyono
- Hadi Rudiatmo
- Rendra Krisna
- Sumaryoto
- Baryadi
- Sinyo Aliandoe

(din/mfi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads