"Saya tidak mengerti, kenapa sih memaksakan terus, seakan-akan bangsa ini tidak bisa maju kalau tanpa dua senior saya itu," ujar Adhyaksa kepada detiksport, Jumat (13/5/2011) pagi, menanggapi keputusan Komding kemarin petang.
"Katanya ingin menegakkan PSSI, mereformasi PSSI. Nurdin sudah legowo, Nirwan juga. Kok masih memaksakan diri? Jangan sampai hal ini malah membikin konflik baru. Indonesia sudah punya terlalu banyak masalah."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita harus takut kalau diskorsing FIFA. Kita tak bisa main internasional, juga tidak bisa main di SEA Games, padahal tahun ini kita jadi tuan rumah. Ini bahaya. Kalau sampai di-ban, mereka dosa banyak pada bangsa ini," sambungnya.
Adhyaksa, yang maju ke bursa pemilihan ketua umum PSSI karena dukungan tujuh klub, mengaku tidak mempermasalahkan persaingan dalam kongres nanti, termasuk oleh pasangan GT-AP yang selama ini diusung oleh Kelompok 78.
"Buat saya persaingan tidak masalah. Saya cuma takut kita diskorsing FIFA. Mereka yang bilang 'go to hell with FIFA', 'FIFA tak boleh intervensi', menurut saya itu aneh. FIFA itu ya badan dunia, semua aturan sepakbola ya ada di mereka."
(a2s/roz)










































