Pemerintah Tetap Dukung KN

Pemerintah Tetap Dukung KN

- Sepakbola
Minggu, 15 Mei 2011 15:32 WIB
Jakarta - Pemerintah tetap mendukung Komite Normalisasi (KN) sebagai penyelenggara kongres PSSI. Pemerintah tak akan mengakui segala hal yang berjalan di luar koridor yang ada.

Hal ini diungkapkan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Mallarangeng, dalam jumpa pers di kantornya, Minggu (15/5/2011) siang.

"Sejak awal, pemerintah telah menegaskan bahwa penyelenggaraan kongres PSSI haruslah dengan kerangka dan tahapan yang telah ditetapkan oleh FIFA, yaitu meliputi: (a). komite normalisasi selaku komite pemilihan, (b). komite banding pemilihan, (c). kongres PSSI itu sendiri. Karena itu, segala bentuk penyelesaian di luar kerangka tersebut seperti kongres tandingan oleh siapa pun tidak diakui oleh pemerintah," terang Andi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pemerintah juga menegaskan bahwa Komite Normalisasi sebagai penyelenggara kongres PSSI yang dijadwalkan pada 20 Mei 2011 sesuai dengan mandat yang diberikan oleh FIFA. Pemerintah mendesak agar penyelenggaraan kongres PSSI itu tetap dilakukan secara transparan dan demokratis yang dilandasi oleh semangat rekonsiliasi, persatuan, dan kesatuan," lanjutnya.

Seperti yang sudah sering diungkapkannya, Andi berharap pelaksanaan kongres sesuai dengan berbagai aturan yang ada.

"Pemerintah beranggapan bahwa semua proses itu dilakukan sesuai dengan mekanisme yang diatur oleh statuta FIFA, standar electoral code FIFA, dan statuta PSSI sehingga semua dinamika yang ada tetap berproses dalam koridor yang tepat," tegas politisi Partai Demokrat ini.

Terkait konflik penetapan calon ketua umum, wakil ketua umum, dan anggota komite eksekutif, pemerintah tak mau ikut campur. Namun, pemerintah berharap hal itu bisa dituntaskan dengan baik.

"Dalam hal dinamika dan perbedaan tentang penetapan calon ketua umum, wakil ketua umum, dan anggota exco PSSI, pemerintah beranggapan bahwa ini bagian dari proses demokrasi yang perlu dihormati oleh semua pihak dan pemerintah tidak mencampuri masalah internal tersebut. Pemerintah berharap agar perbedaan-perbedaan yang ada dapat diselesaikan secara baik dalam forum tertinggi organisasi yaitu kongres PSSI," ujar Andi.

(mfi/mfi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads