sepakbola
Jelang Kongres PSSI

K-78: Ketua KN Sudah Ada di Luar Sistem

Terpopuler Jadwal Pertandingan Klasemen Liga Hasil Pertandingan Man of The Match Gila Bola Foto Video
Jelang Kongres PSSI

K-78: Ketua KN Sudah Ada di Luar Sistem


- detikSepakbola

Jakarta - Kelompok 78 (K-78) masih menilai bahwa keputusan Komite Normalisasi (KN) menolak Arifin Panigoro dan Gorge Toisutta sebagai hal yang tak masuk akal. Mereka pun menilai Ketua KN, Agum Gumelar, sudah berada di luar sistem.

"Yang pertama, bahwa kami yang di mata teman-teman telah menilai sebagai kelompok 78. ini perlu kami katakan bahwa kami tidak lagi menggunakan nama kelompok 78 karena suara kami sudah lebih dari itu sampai dengan hari ini. Sehingga kami menggunakan pemegang suara sah atau suara sah mayoritas kongres," klaim anggota K-78, Usman Fakaubun, dalam konferensi pers di Hotel Sahid, Jakarta, Rabu (18/5/2011).

Dengan adanya klaim suara sah dan suara mayoritas kongres itulah K-78 mendukung Arifin dan George untuk maju ke pemilihan. Mereka juga menegaskan bahwa dukungan dilakukan atas kesadaran sendiri, bukan permintaan dari kedua figur yang mereka dukung tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mereka masih kecewa kepada FIFA yang tak memberikan alasan jelas terkait penolakan terhadap Arifin dan George. Bahkan K-78 sampai menyewa pengacara bernama Patrick Mbaya untuk mengajukan gugatan ini ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).

"Yang kedua, Bapak Jenderal George Toisutta dan Bapak Arifin Panigoro yang selama ini diberitakan seolah-olah kedua figur ini punya ambisi besar untuk mengambil alih pengurus sepakbola Indonesia. Maka di sini, saya perlu menyampaikan bahwa itu juga tidak mesti demikian atau tidak benar. Karena saya dan teman-teman sejak bulan Februari lalu sudah menyatakan sikap untuk memberi dukungan kepada kedua figur tersebut dengan alasan agar bisa melakukan sebuah perubahan di dalam tubuh sepakbola Indonesia ke depan."

"Kami melakukan semua ini berpatokan pada aturan tata main yang berlaku. Sampai dengan hari ini, tidak seorang pun yang bisa menjelaskan kepada kita kenapa kedua figur tersebut dinyatakan tidak boleh maju oleh FIFA. Sehingga menurut prakiraan atau pemikiran kita ini adalah sebuah konspirasi jahat," tegas Usman.

Atas dasar tersebutlah Usman juga mengritik Ketua KN, Agum Gumelar, yang menolak meloloskan Arifin dan George. Padahal Komite Banding sudah mengizinkan keduanya untuk maju ke pencalonan Ketua dan Wakil Ketua Umum PSSI.

"Saya melihat bapak ketua normalisasi kita sudah ada di luar sistem. Sehingga apa pun, kita hadapi juga baik di dalam sistem maupun di luar sistem," ucap Usman.




(roz/a2s)











Hide Ads