Kian memanasnya Kongres PSSI di Hotel Sultan, Jumat (20/5/2011) malam WIB, berujung dengan ditutupnya sidang tanpa hasil oleh Ketua Komite Normalisasi (KN) Agum Gumelar, yang juga bertindak menjadi Ketua Sidang, sekitar pukul 20.50 WIB.
"Karena suasana sudah tidak kondusif, dengan mengucap Alhamdulillah dan permintaan maaf kepada seluruh rakyat Indonesia, sidang ditutup," ujar Agum sambil mengetuk palu, Jumat (20/5/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah skors dan sidang dimulai lagi, Agum menawarkan voting kepada para peserta kongres untuk meneruskan sesuai agenda atau tidak. Tawaran itu disambut dengan hujan interupsi, dengan voting pun dipermasalahkan, bakal dilakukan terbuka atau tertutup.
Pada prosesnya voting diputuskan menjadi solusi untuk menentukan agenda sidang selanjutnya. Namun, sejumlah peserta kongres kembali menggugat agar menghadirkan dan mendengar keputusan Komite Banding Pemilihan, terkait pelarangan George Toisutta dan Arifin Panigoro.
Kongres PSSI, seperti disebut di awal, akhirnya ditutup tanpa hasil setelah berjalan dari pukul 15.00 WIB sampai 20.50 WIB, besar kemungkinan berimbas kepada sanksi FIFA.
(krs/a2s)










































