"Ya, benar. Malam ini (mulai jam 19.00 WIB) kita akan rapat dengan Komisi X soal langkah-langkah ke depan pasca kongres," demikian Andi dalam keterangannya via telepon kepada detiksport, Selasa (24/5/2011) siang.
Ditanya lebih detil soal langkah-langkah yang dimaksud, ia mengatakan bahwa pihaknya sedang berkomunikasi dengan FIFA, KONI, KN, dan dubes RI di Swiss.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diakui Andi, gagalnya kongres PSSI di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (20/5) lalu menunjukkan ada kebuntuan dalam mereformasi induk sepakbola di tanah air itu, karena pengurus lama sudah lengser tapi pengurus baru belum juga terbentuk.
"Pengurus baru harus ada dan memilihnya hanya melalui kongres. Maka semua pihak terkait, mari sama-sama mencari titik temu, kompromi. Kita adakan kongres agi, harus ada putusan yang positif. Kalau semua masih ngotot, ya buntu lagi. Sudah dua kali kongres tidak ada hasilnya," terang menteri yang juga mantan juru bicara Presiden SBY itu.
Ditanya siapa lagi yang akan mengikuti acara dengar pendapat dengan DPR tersebut, Andi menyebut Agum Gumelar (ketua Komite Normalisasi) dan pihak KONI.
"Yang jelas kita semua masih berkomunikasi untuk mencari titik temu. Harus ada kesepakatan dulu, baru kita kongres," tutupnya.
(a2s/nar)











































