APBD buat Klub Perlihatkan Ketidakadilan

APBD buat Klub Perlihatkan Ketidakadilan

- Sepakbola
Jumat, 27 Mei 2011 13:09 WIB
Jakarta - Praktik pemberian dana APBD kepada klub sepakbola adalah wujud dari ketidakadilan Pemerintah Daerah. Sepakbola dianakemaskan, sementara sektor-sektor lainnya terbengkalai.

Hal tersebut terungkap dalam penelitian yang dilakukan Indonesia Corruption Watch (ICW) terhadap APBD sejumlah daerah pada rentang waktu 2007-2010. Berikut adalah sejumlah temuan ICW seperti diterima detikSport.

Persema Malang mendapatkan dana APBD sebesar Rp 20 miliar (tahun 2007), Rp 15,25 miliar (2008), Rp 12,5 miliar (2009) dan Rp 29 miliar (2010). Persija Jakarta mendapat Rp 20 miliar (2007), Rp 21 miliar (2008), Rp 32,7 miliar (2009) dan Rp 25 miliar (2010). Sedangkan Persib Bandung mendapat Rp 23,5 miliar (2007), Rp 31 miliar (2008), Rp 26,27 miliar (2009) dan Rp 6 miliar (2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tahun 2009, Pemkot Malang mengucurkan Rp 15 miliar untuk Persema, tetapi cuma mengucurkan Rp 1,5 miliar untuk dana belanja koperasi dan UKM. Artinya, dana untuk Persema lebih besar 9,4 kali lipat.

Pada tahun yang sama juga, Pemkot Jayapura mengucurkan dana Rp 10 miliar buat Persipura Jayapura tetapi tidak punya alokasi buat belanja koperasi dan UKM.

Perbandingan alokasi APBD 2009 untuk klub sepakbola dan belanja koperasi dan UKM:
Kota Malang
Persema: Rp 15 miliar
Belanja koperasi dan UKM: Rp 1,5 miliar
Rasio: 9,4 kali

Kota Makassar
PSM: Rp 15 miliar
Belanja koperasi dan UKM: Rp 3,8 miliar
Rasio: 3,9 kali

Kota Kediri
Persik: Rp 7 miliar
Belanja koperasi dan UKM: Rp 2,5 miliar
Rasio: 2,8 kali

Kota Palembang
Sriwijaya FC: Rp 7 miliar
Belanja koperasi dan UKM: Rp 3 miliar
Rasio: 2,3 kali

Kota Pekanbaru
PSPS: Rp 7 miliar
Belanja koperasi dan UKM: Rp 4,3 miliar
Rasio: 1,6 kali

Kota Samarinda
Persisam: Rp 15 miliar
Belanja koperasi dan UKM: Rp 9,7 miliar
Rasio: 1,5 kali

Kab Jayawijaya
Persiwa: Rp 10 miliar
Belanja koperasi dan UKM: Rp 7,5 miliar
Rasio: 1,3 kali

Kab Lamongan
Persela: Rp 8 miliar
Belanja koperasi dan UKM: Rp 6,4 miliar
Rasio: 1,3 kali

Kota Balikpapan
Persiba: Rp 9,5 miliar
Belanja koperasi dan UKM: Rp 9,1 miliar
Rasio: 1 kali

Kota Bandung
Persib: Rp 12,5 miliar
Belanja koperasi dan UKM: Rp 12,7 miliar
Rasio: 1 kali

Kota Surabaya
Persebaya: Rp 10,7 miliar
Belanja koperasi dan UKM: Rp 11,6 miliar
Rasio: 0,9 kali

Kab Jepara
Persijap: Rp 5 miliar
Belanja koperasi dan UKM: Rp 7,5 miliar
Rasio: 0,7 kali

Kota Bontang
Bontang FC: Rp 7 miliar
Belanja koperasi dan UKM: Rp 12,5 miliar
Rasio: 0,6 kali

Kota Jayapura
Persipura: Rp 10 miliar
Belanja koperasi dan UKM: Rp 0
Rasio: 0

Alokasi APBD 2009 untuk klub sepakbola dan belanja pekerjaan umum
Kota Bandung
Persib: Rp 12,5 miliar
Belanja pekerjaan umum: Rp 13,8 miliar

Kota Kediri
Persik: Rp 7 miliar
Belanja pekerjaan umum: Rp 42 miliar

Kota Jayapura
Persipura: Rp 10 miliar
Belanja pekerjaan umum: Rp 79 miliar

Kota Malang
Persema: Rp 15 miliar
Belanja pekerjaan umum: Rp 129 miliar

Kota Makassar
PSM: Rp 15 miliar
Belanja pekerjaan umum: Rp 135 miliar

Kab Jepara
Persijap: Rp 5 miliar
Belanja pekerjaan umum: Rp 52 miliar

Kab Jayawijaya
Persiwa: Rp 10 miliar
Belanja pekerjaan umum: Rp 105 miliar

Kab Lamongan
Persela: Rp 8 miliar
Belanja pekerjaan umum: Rp 88 miliar

Kota Bontang
Bontang FC: Rp 7 miliar
Belanja pekerjaan umum: Rp 100 miliar

Kota Palembang
Sriwijaya FC: Rp 7 miliar
Belanja pekerjaan umum: Rp 129 miliar

Kota Pekanbaru
PSPS: Rp 7 miliar
Belanja pekerjaan umum: Rp 164 miliar

Kota Samarinda
Persisam: Rp 15 miliar
Belanja pekerjaan umum: Rp 370 miliar

Kota Balikpapan
Persiba: Rp 9,5 miliar
Belanja pekerjaan umum: Rp 421 miliar

Kota Surabaya
Persebaya: Rp 10,7 miliar
Belanja pekerjaan umum: Rp 679 miliar

Alokasi APBD 2009 untuk klub sepakbola dan belanja ketahanan pangan
Kab Jayawijaya
Persiwa: Rp 10 miliar
Belanja ketahanan pangan: Rp 0

Kota Jayapura
Persipura: Rp 10 miliar
Belanja ketahanan pangan: Rp 0

Kota Bontang
Bontang FC: Rp 7 miliar
Belanja ketahanan pangan: Rp 0

Kota Malang
Persema: Rp 15 miliar
Belanja ketahanan pangan: Rp 0

Kota Palembang
Sriwijaya FC: Rp 7 miliar
Belanja ketahanan pangan: Rp 0

Kota Bandung
Persib: Rp 12,5 miliar
Belanja ketahanan pangan: Rp 0

Kota Makassar
PSM: Rp 15 miliar
Belanja ketahanan pangan: Rp 0

Kota Samarinda
Persisam: Rp 15 miliar
Belanja ketahanan pangan: Rp 1,8 miliar
Rasio: 8,3 kali

Kab Lamongan
Persela: Rp 8 miliar
Belanja ketahanan pangan: Rp 1,8 miliar
Rasio: 1 kali

Kota Kediri
Persik: Rp 7 miliar
Belanja ketahanan pangan: Rp 1,2 miliar
Rasio: 5,8 kali

Kota Balikpapan
Persiba: Rp 9,5 miliar
Belanja ketahanan pangan: Rp 1,8 miliar
Rasio: 5,3 kali

Kab Jepara
Persijap: Rp 5 miliar
Belanja ketahanan pangan: Rp 1,5 miliar
Rasio: 5 kali

Kota Surabaya
Persebaya: Rp 10,7 miliar
Belanja ketahanan pangan: Rp 7,6 miliar
Rasio: 1,4 kali

Kota Pekanbaru
PSPS: Rp 7 miliar
Belanja ketahanan pangan: Rp 5,1 miliar
Rasio: 1,4 kali

Alokasi APBD 2009 untuk klub sepakbola dan belanja kepemudaan dan olahraga
Kota Malang
Persema: Rp 15 miliar
Belanja kepemudaan dan olahraga: Rp 1,39 miliar
Rasio: 10,8 kali

Kota Samarinda
Persisam: Rp 15 miliar
Belanja kepemudaan dan olahraga: Rp 3,06 miliar
Rasio: 4,9 kali

Kota Makassar
PSM: Rp 15 miliar
Belanja kepemudaan dan olahraga: Rp 4,47 miliar
Rasio: 3,4 kali

Kab Lamongan
Persela: Rp 8 miliar
Belanja kepemudaan dan olahraga: Rp 2,57 miliar
Rasio: 3,1 kali

Kota Palembang
Sriwijaya FC: Rp 7 miliar
Belanja kepemudaan dan olahraga: Rp 3,09 miliar
Rasio: 2,3 kali

Kota Pekanbaru
PSPS: Rp 7 miliar
Belanja kepemudaan dan olahraga: Rp 4,97 miliar
Rasio: 1,4 kali

Kota Kediri
Persik: Rp 7 miliar
Belanja kepemudaan dan olahraga: Rp 58 miliar
Rasio: 0,1 kali

Kota Bandung
Persib: Rp 12,5 miliar
Belanja kepemudaan dan olahraga: Rp 0

Kota Jayapura
Persipura: Rp 10 miliar
Belanja kepemudaan dan olahraga: Rp 0

Kab Jayawijaya
Persiwa: Rp 10 miliar
Belanja kepemudaan dan olahraga: Rp 0

Kota Balikpapan
Persiba: Rp 9,5 miliar
Belanja kepemudaan dan olahraga: Rp 0

Kab Jepara
Persijap: Rp 5 miliar
Belanja kepemudaan dan olahraga: Rp 0

Hasil penelitian ICW bisa Anda unduh di sini: http://de.tk/zacqc




(arp/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads