GT-AP Disarankan Cari Figur Baru

GT-AP Disarankan Cari Figur Baru

- Sepakbola
Selasa, 31 Mei 2011 12:41 WIB
GT-AP Disarankan Cari Figur Baru
Jakarta - Duet George Toisutta dan Arifin Panigoro tetap dilarang oleh FIFA untuk maju dalam kongres PSSI. Sebagai salah satu solusinya, mereka disarankan menunjuk figur baru yang punya visi sama dengan mereka.

Salah satu poin penting dalam keputusan terbaru FIFA yang dikeluarkan Selasa (31/5/2011) dinihari tadi adalah soal tetap dilarangnya George, Arifin, Niwan Bakrie, dan Nurdin Halid untuk maju dalam pemilihan ketua umum, wakil ketua umum, dan anggota komite eksekutif PSSI.

PSSI juga diminta sudah punya kepengurusan baru paling lambat 30 Juni 2011. Kalau tidak, maka Indonesia otomatis dijatuhi sanksi oleh FIFA.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang pertama, kita lolos dari jerat skorsing FIFA itu anugerah. Dengan adanya batas waktu 30 Juni itu juga jadi PR bagi Ketua Komite Normalisasi untuk menggelar kongres. Dengan adanya larangan harus diterima dengan legowo oleh Pak Toisutta dan Pak Panigoro," kata pengamat politik dan sepakbola, Ari Junaedi, saat dihubungi detikSport, Selasa (31/5/2011).

Kalau pendukung George dan Arifin terus ngotot dengan sikapnya, tentu kongres terancam mengalami kebuntuan lagi. Sebagai salah satu cara untuk mencegahnya, George dan Arifin disarankan untuk menunjuk figur lain yang dianggap punya visi yang sama.

"Pak Toisutta dan Pak Panigoro bisa meng-endorse atau menunjuk orang baru untuk melanjutkan program-program mereka. Jangan terpaku pada sosok, tapi pada program," lanjut Ari.

"Dari 19 calon yang ada, bisa memilih orang yang bisa memperjuangkan visi dan gagasan Pak Toisutta dan Pak Panigoro," tutur dosen Universitas Diponegoro ini.

"Dan yang penting, ketua yang dipilih adalah orang yang bisa menghidupi PSSI, bukan orang yang mencari kehidupan di PSSI. Dan ketua yang baru harus bisa mengejar pertanggungjawaban keuangan di masa Nurdin Halid," tuntas dia.


(mfi/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads