Persipura Ditantang Bintang-Bintang ISL

Persipura Ditantang Bintang-Bintang ISL

- Sepakbola
Kamis, 09 Jun 2011 19:11 WIB
Jakarta - Setelah menjuarai Indonesia Super League 2010/2011 Persipura akan menghadapi satu laga bergengsi lain. Yang akan ditantang anak didik Jacksen F Tiago adalah pemain-pemain top dari berbagai klub ISL.

Laga antara jawara ISL kontra bintang-bintang ISL tersebut akan tersaji dalam event Perang Bintang Djarum ISL 2011. Sama seperti tahun lalu, laga tersebut mempertemukan sang juara baru liga menghadapi pemain pilihan yang dianggap punya performa terbaik.

'Tim Mutiara Hitam' kemarin memastikan diri menjadi juara Liga Super Indonesia musim 2010/2011. Kemenangan 2-1 atas Persisam Putra Samarinda membuat mereka tak mungkin lagi dikejar oleh Persija Jakarta yang tertinggal 10 poin di posisi dua dengan hanya ada tiga pertandingan tersisa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pertandingan antara Persipura menghadapi bintang-bintang ISL tersebut akan dilangsungkan di Stadion Mandala, Jayapura pada 26 Juni mendatang.

"Liga sejak tahun lalu telah menetapkan bahwa pertandingan perang bintang akan dilaksanakan di kandang tim juara dan ini akan menjadi semacam tradisi yang setidaknya membuat seluruh tim akan berlomba menjadi juara kompetisi Djarum ISL karena tentunya merupakan kebangaan dan kehormatan tersendiri bagi tim juara tersebut menggelar pertandingan Perang Bintang," ungkap CEO PT Liga, Joko Driyono.

Melalui sebuah tim bernama Technical Study Group, saat ini sudah terpilih 64 pemain asing dan lokal yang dianggap terbaik. Nantinya jumlah tersebut akan menyusut menjadi hanya 18 yang terdiri dari dua penjaga gawang, enam pemain belakang, enam pemain tengah dan empat pemain depan.

Jumlah 18 anggota pemain tersebut nantinya akan dipilih oleh fans melalui voting yang dilakukan via SMS.

Berikut Nominasi Pemain Tim All Star

Kiper: Ferry Rotinsulu (Sriwijaya FC), I Made Wardhana (Pelita Jaya), Kurnia Meiga (Arema), M. Haris Maulan (Persib Bandung), M Yasir (Persijap Jepara), Syamsidar (Semen Padang)

Belakang: Armand Bossoken (PSPS Pekanbaru), Claudiano Alves (Sriwijaya FC), Christoper Ross Doig (Pelita Jaya), David Ngan Pagbe (Semen Padang), Edi Hafid Murtado (Pelita Jaya), Evaldo Silva (Persijap Jepara), Gunawan Dwi Cahyo (Sriwijaya FC), Herman Abanda (Persib), Maman Abdurahman (Persin), Mijo Dadic (Persiba), Park Chul Hyung (Semen Padang), Purwaka Yudi (Arema), Thierry Gathussi (Sriwijaya FC), Wildansyah (Persib)

Tengah: Ahmad Bustomi (Arema), Arif Suyono (Sriwijaya FC), Dendi Santoso (Arema), Egi Melgiansyah (Pelita Jaya), Eka Ramdani (Persib), Esteban Vizcarra (Semen Padang), Esteban Guillen (Arema), Ferdinand Sinaga (Persiwa), Foday Boakay Eddy (Persiwa), Hilton Moreira (Persib), Ismed Sofyan (Persija), Joko Sasongko (Pelita Jaya), Mahardiga Lasut (Sriwijaya FC), Mijan Radovic (Persib), M Nasuha (Persija), M Ridhuan (Arema), M Ilham (Persija), M Ridwan (Sriwijaya FC), Ponaryo Astaman (Sriwijaya FC), Roman Chmelo (Arema), Ronald Fagundez (Persisam), Shogei Matsunaga (Persib), Supardi (Sriwijaya FC), Symasul Haeruddin (Persija), Zulham Zamrun (Persela), Zulkifli Sukur (Arema)

Depan: Agu Casmir (Persija), Airlangga Sucipto (Persib), Alberto Goncalves (Persijap), Bambang Pamungkas (Persija), Budi Surdasono (Sriwijaya FC), Cristian Gonzales (Persib), Edward Junior Wilson (Semen Padang), Aldo Barreto (Persiba), Greg Nwokolo (Persija), Herman Dzumafo (PSPS), Jajang Mulyana (Sriwijaya FC), Julio Lopez (Persisam), Marcio Souza (Deltras), Noh Alam Shah (Arema), Safee Sali (Pelita Jaya), Oliver Makor (Persija), Yongki Aribowo (Arema)

(din/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads