Hal ini diungkapkan oleh pemilik suara dari Persepar Palangkaraya, Tuty Dau. Tuty menilai lebih baik Agum mengundang atau mengumpulkan para pemilik suara daripada mendatanginya satu per satu.
"Kalau menurut saya, dia bersafari itu (untuk) apa? Berarti mau intervensi? Sebenarnya tidak perlu. Kalau memang mau membuka ruang komunikasi, undang saja yang punya hak suara. Tidak perlu datang ke daerah," kata Tuty kepada wartawan di Kantor KONI, Senayan, Jakarta, Kamis (9/6/2011) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tuty menambahkan, pihaknya selama ini belum pernah diajak berembug oleh Agum untuk mencari jalan keluar atas kisruh di tubuh PSSI.
"Sampai saat ini Pak Agum dengan kami pihak pemilik suara, kami tidak pernah dipanggil, tidak pernah dihubungi, tidak pernah diajak komunikasi. Hanya beliau bicara di TV dan di media. Itu saja," tandasnya.
(mfi/roz)











































