Van Bronckhorst: Selamat Pagi Semuanya

Van Bronckhorst: Selamat Pagi Semuanya

- Sepakbola
Selasa, 21 Jun 2011 12:22 WIB
Van Bronckhorst: Selamat Pagi Semuanya
Jakarta - Untuk pertama kalinya pemain Belanda berdarah Maluku itu, Giovanni van Bronckhorst, menginjakkan kakinya di Indonesia. Satu kalimat ia serukan di depan wartawan: "Selamat pagi semuanya".

Van Bronckhorst mendarat di bandara internasional Soekrno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, pada hari Selasa (21/6/2011) pukul 08.40 WIB, setelah terbang selama 18 jam di udara dengan pesawat Garuda Indonesia.

"Just landed in jakarta!! Good flight with garuda!! OMW 2 the hotel now!" demikian seruan Van Bronckhrost melalui akun twitter-nya, tak lama setelah mendarat di bumi Nusantara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Oleh pihak promotor, ThreeSixty Entertainment, ia langsung dibawa menuju Hotel Grand Hyatt, tempat di mana puluhan wartawan sudah menantinya.

Masuk ke ruangan acara jam setengah 11, mantan pemain Arsenal, Barcelona dan Feyenoord itu langsung dihujani lampu kamera dari para wartawan. Walaupun habis melakukan perjalanan beribu-ribu kilometer, tidak tampak kelelahan berlebihan dari sosok pria berusia 36 tahun itu.

Selama beberapa menit Van Bronckhorst meladeni permintaan juru foto dan kamera untuk berpose. Dengan wajah tenang, sesekali melebarkan senyuman dan mengacungi jempol, ia membiarkan dirinya menjadi pusat perhatian semua orang yang ada di tempat itu.

Setelah diperkenalkan oleh pembaca acara, artis Cathy Sharon, Van Bronckhorst yang mengenakan polo shirt putih itu pun memberikan sambutannya dalam bahasa Inggris. Ia sempat diinterupsi oleh sang MC, apakah bisa berbicara dengan bahasa Indonesia.

Sambil tersenyum, kapten Belanda di final Piala Dunia 2010 itu berseloroh. "Selamat pagi semuanya. Aku bisa bahasa sedikit ..." Hadirin pun memberi tepuk tangan meriah atas usahanya itu.

Ia lalu menjelaskan ihwal kedatangannya di Indonesia, yang intinya adalah ingin mendirikan sebuah yayasan untuk membantu anak-anak yang kurang mampu tapi ingin mengasah bakatnya di dunia sepakbola, sekaligus memperbaiki pendidikan mereka.


(a2s/mfi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads