Hal itu diucapkan Van Bronkchorst dalam sesi tanya jawab dengan wartawan di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Selasa (21/6/2011), setibanya dia mendarat di ibukota, dalam kunjungan bertema @ All Children of Indonesia.
"Kakek-nenek saya berasal dari sini, begitu juga orangtua saya. Senang bisa ke sini," tutur pria kelahiran Rotterdam, 5 Februari 1975 itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ibu saya bisa memasak, begitu juga dengan kakek-nenek saya. Ketika ada perayaan, mereka selalu membuat masakan. Kami pernah merasakan sate atau gado-gado," tutur dia.
Van Bronckhrost berada di Indonesia dalam rangka mendirikan yayasan sosial untuk membantu pendidikan anak-anak Indonesia yang kurang mampu, dan berpotensi menjadi pemain sepakbola.
Hari Rabu (22/6) besok ia akan berpartisipasi dalam laga eksebisi antara bintang-bintang ISL dan LPI, bertajuk 'Starbol'. Ia juga akan menggelar coaching clinic di Senayan bersama anak-anak GN-OTA, serta melelang beberapa memorabilia. Dana dari pelelangan itu akan dialirkan untuk Giovanni van Bronckhrost Foundation.
(a2s/mfi)











































