Beberapa hari setelah terpilih sebagai ketua umum PSSI, Djohar membuat langkah mengejutkan dengan memberhentikan Alfred Riedl. Dia berdalih kalau dirinya tidak menemukan kontrak antara PSSI dengan Riedl, yang kemudian memunculkan isu kalau pria asal Austria itu dikontrak secara personal.
Terlepas dari perdebatan soal nasib Riedl, Djohar menyebut kalau PSSI di bawah kepengurusannya sudah punya program demi menyudahi dahaga akan prestasi timnas sepakbola. Salah satunya yang dia sudah beberkan adalah membentuk tujuh skuad timnas berdasarkan kelompok umur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Status Rijsbergen sebagai pembesut timnas sesungguhnya hingga kini juga masih menggantung. Djohar menyebut kalau belum ada kontrak resmi ditanda tangani, bahkan untuk dua laga awal kontra Turkmenistan di Pra Kualifikasi Piala Dunia 2014.
"Kami memang belum mengontrak dia. Tapi kami sudah mencapai kata sepakat. Kami belum bisa pastikan (soal nilai kontrak). Nanti kita bicarakanlah. Mungkin malam ini atau besok pagi."
"Wim belum dikontrak tapi kami inginnya dia melatih (timnas) selama periode kami, sampai tahun 2015. Tapi kalau di tengah jalan tak sesuai keinginan kami, ya bisa saja kontraknya diakhiri," tuntas Djohar.
(din/a2s)











































