Pikal Ingin Berpisah Secara Baik-baik

Pikal Ingin Berpisah Secara Baik-baik

- Sepakbola
Sabtu, 16 Jul 2011 20:00 WIB
Jakarta - Mantan asisten pelatih timnas Indonesia Wolfgang Pikal mengatakan dirinya ingin berpisah dengan cara baik-baik. Ia juga berharap agar timnas di bawah kepelatihan baru bisa mendapatkan yang terbaik.

Pengurus baru PSSI memutuskan untuk memecat pelatih Alfred Riedl karena kontraknya yang tidak jelas. Pelatih asal Austria itu disebut menandatangani kontrak dengan individu, bukan dengan federasi PSSI.

Selain Riedl, Wolfgang Pikal dan Widodo Cahyono Putra juga diberhentikan dari posisinya sebagai asisten pelatih.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pikal berharap masalah ini bisa diselesaikan dengan baik. "Ya kontrak kita dengan PSSI. Pelatih Alfred Riedl sama PSSI, Wolfgang Pikal sama PSSI, Widodo (Widodo Cahyono Putra--red) sama PSSI. Waketum baru PSSI udah pegang kontrak, lagi mempelajari, semoga cepat diselesaikan. Kita datang dengan baik, kita keluar dengan baik. Kita sebutkan tidak ada kontrak perseorangan," tegas dia dalam acara dialog dengan MetroTV, Sabtu (16/7/2011) sore WIB.

Pikal juga tidak ingin membahas soal adanya kubu yang berseberangan antara PSSI kepengurusan sebelumnya dan kepengurusan sekarang. Sebelumnya Riedl sempat mengatakan bahwa dirinya adalah korban antara kelompok Bakrie dan Panigoro.

"Tugas saya di lapangan. Di luar, non teknis urusan organisasi bukan urusan saya. Soal kejanggalan, mungkin ada dua kelompok yang tidak cocok, punya interest masing-masing," lugas pria berdarah Austria itu.

Pikal mengakui bahwa pemecatan ini memberikan pengaruh kepada tim, baik itu secara teknis mau pun psikologis. Dia berharap kepengurusan baru dan manajemen baru timnas bisa mengatasi persoalan ini.

"Dari peraturannya memang yang lineup kita, manajer sama pemain kan harus didaftar sebelum leg I. Sekarang dengan situasi dipecatnya Alfred, saya, sama Widodo, di bangku cadangan cuma bisa Eddy Harto dan dokter tim. Mudah-mudahan manajemen timnas sekarang bisa mina izin khusus untuk RD dan Wim. Itu sangat penting untuk tim."

"Pemain sekarang agak pengaruh, pemain senior cerita tiap hari bagaimana situasi di sana, mereka bilang dulu tidak seperti itu. Tapi saya harap pelatih baru bisa bicara, perbaiki itu secepat mungkin untuk prestasi nanti," tuntasnya.



(nar/nar)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads