sepakbola

Sulit Cari Sponsor, Persijap Pertimbangkan Merger

Terpopuler Jadwal Pertandingan Klasemen Liga Hasil Pertandingan Man of The Match Gila Bola Foto Video

Sulit Cari Sponsor, Persijap Pertimbangkan Merger


- detikSepakbola

Jepara - Persijap Jepara masih menemui kendala dalam mendapatkan kucuran dana untuk menghadapi kompetisi mendatang. Usaha mencari sponsor menemui kesulitan, opsi merger dengan klub LPI pun dipertimbangkan.

Persijap Jepara musim lalu finis posisi kedua dari bawah kompetisi ISL. Dalam perjalanannya mengarungi kompetisi tim asuhan Sutan Harhara ini juga sempat dibelit kesulitan keuangan.

Musim telah berakhir, dan kini Persijap bersama tim-tim dari ISL, LPI, dan Divisi Utama tengah mengumpulkan sejumlah persyaratan guna mendapatkan label klub profesional dari PSSI.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sekretaris tim Persijap Nur Jamil kepada detikSport mengatakan tim sudah menyiapkan empat dari lima persyaratan yang diminta. "Kita sejauh ini siapkan empat aspek yakni legal, personel dan administrasi, supporting, serta sarana-prasarana," jelasnya saat dihubungi, Jumat (12/8/2011) siang WIB.

"Untuk finansial kita belum bisa menyiapkan, terkait adanya larangan APBD. Artinya tim belum punya uang. Oleh sebab itu kita juga belum mempersiapkan tim," tambahnya.

Nur Jamil mengatakan bahwa musim lalu kebuthan Persijap berkisar Rp 11 miliar. Sementara untuk berlaga di kompetisi profesional level tertinggi musim depan, PSSI mensyaratkan deposit Rp 5 miliar yang harus disetorkan klub.

Guna memenuhi kebutuhan finansial, tim yang bermarkas di Gelora Bumi Kartini itu tengah menjajaki opsi merger dengan klub LPI.

"Kita sudah banyak cari sponsor, namun belum ada yang tertarik untuk investasi di sepakbola. Mungkin kami akan merger dengan klub LPI. Beberapa hari kemarin kami adakan pendekatan dengan LPI pusat. Beberapa klub LPI juga sudah kita hubungi," terang Nur Jamil.

Ia tidak menjelaskan klub LPI mana yang tengah dijajaki oleh tim dari "Kota Ukir" tersebut. Ada pun dari informasi yang dihimpun, Laskar Kalinyamat tengah menjajaki merger dengan Solo FC.

"Dari beberapa klub yang kita hubungi, mereka bilang belum bisa memberikan respon. Jadi saya juga tidak bisa ungkapkan siapa-siapa saja mereka. Mungkin minggu depan akan ada pertemuan antara LPI pusat dengan Persijap," paparnya.

Nur Jamil menekankan bahwa yang terpenting adalah Persijap tetap bermarkas di Jepara. "Ini kan sudah menyangkut kebutuhan masyarakat juga. Misal ada mereka yang bisa menangani, yang terpenting klub tetap di Jepara," tuntas dia.



(nar/din)











Hide Ads