Demikian diungkapkan Riedl saat melakukan temu wartawan di FX, Jakarta, Jumat (16/9/2011) sore WIB. Ini merupakan kali kedua pelatih asal Austria itu menukangi Laos setelah yang pertama pada periode 2009 hingga 2010.
Disebut Riedl, dia akan memulai pekerjaan di Laos sebagai direktur teknik pada Oktober mendatang. Setelah itu, tepatnya pada Januari 2012, dia akan menjadi pelatih kepala di timnas senior dan U-23.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Protes ke FIFA
Dalam kesempatan yang sama, Riedl juga mengungkapkan kelanjutan langkahnya melaporkan PSSI ke FIFA. Riedl menyebut dirinya sudah menceritakan semua pengalamnnya selama berhubungan dengan PSSI ke organisasi pimpinan Sepp Blatter tersebut.
Disebut Riedl kemudian, FIFA juga sudah mengirim surat pada PSSI terkait protes yang dia lontarkan. Dan FIFA juga telah memberi batas waktu pada PSSI untuk membalas surat tersebut pada 12 September lalu, yang sebagaimana diklaim Riedl belum dilakukan PSSI.
"Saya tak mau lagi berurusan dengan PSSI. Kalau FIFA tanya apa-apa, saya akan kasih jawaban ke mereka," lanjut pelatih yang mengantar Bambang Pamungkas cs jadi runner up Piala AFF tersebut.
Soal terhentinya pembicaraan dengan PSSI, Riedl menyebut kalau dirinya kecewa dengan penawaran yang diajukan. Saat menuntut kompensasi pembayaran selama 10 bulan, PSSI justru hanya menawarkan dua bulan saja.
(din/mfi)











































