Panpel Berlakukan Nomor Tiket

Jelang Indonesia vs Qatar

Panpel Berlakukan Nomor Tiket

- Sepakbola
Senin, 10 Okt 2011 16:41 WIB
Jakarta - Panitia pelaksana (panpel) pertandingan Indonesia vs Qatar belajar dari sejumlah insiden di laga kandang 'Skuad Garuda' sebelumnya, terkait penonton. Untuk mengantisipasi, kini tiket dan kursi pun akan diberi nomor.

Saat Indonesia menjamu Bahrain pada 6 September lalu, Stadion Utama Gelora Bung Karno dipadati penonton, sampai-sampai ada yang tidak kebagian tempat duduk dan akhirnya menempati tribun khusus media.

Selain itu, sejumlah oknum petugas keamanan juga kedapatan membawa masuk anggota keluarga dan penonton lain untuk masuk ke dalam stadion, dan kemudian menempatkannya di tribun penonton. Walhasil, membludaklah GBK.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal ini dicamkan benar oleh pihak panpel pertandingan saat Indonesia kembali menjadi tuan rumah lanjutan pertandingan putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Asia, dengan menjamu Qatar, Selasa (11/10/2011).

"Kami juga sudah meminta bagian kepada tim ticketing untuk mulai memberlakukan nomor. Jadi, mereka yang nomornya tidak cocok tidak akan bisa duduk di situ," tegas Mursyid Weka selaku perwakilan panpel pertandingan, di Senayan, Jakarta, Senin (10/10).

Untuk laga lawan Qatar nanti, Jakmania yang merupakan basis pendukung Persija dikabarkan bakal melakukan boikot sebagai bentuk protes kepada PSSI, menyusul masalah yang membelit klub kesayangan mereka tersebut. Jakmania disebut-sebut hanya akan menyaksikan laga via televisi.

Hal ini cukup disayangkan pihak panpel, mengingat 'Skuad Garuda' saat ini sangat membutuhkan dukungan agar bisa memelihara asa menyusul dua kekalahan pada laga-laga sebelumnya.

"Soal Jakmania, kita sangat hormati mereka. Tapi kami juga mengajak mereka untuk sama-sama memberikan dukungan. Saya harapkan, mereka juga bisa menjadi bagian keberhasilan timnas," ujar Mursyid.

Sedangkan bicara mengenai jumlah dukungan dari fans kesebelasan Qatar untuk laga besok, ia mengaku tak dapat mengira-ngira karena memang belum mendapatkan permintaan alokasi tiket. "Sejauh ini, kami belum dapat berapa permintaan tiket dari Qatar. Jadi, kami belum tahu berapa suporter yang akan mereka kerahkan," tukasnya.

Tiket untuk partai Indonesia-Qatar ini sendiri mulai dijual pada hari Minggu (9/10) kemarin. Dari pengamatan detikSport, calon pembeli pada hari ini sudah terlihat sepi dan tidak ada antrean di semua titik penjualan tiket.

Pun begitu, Mursyid memperkirakan setidaknya sudah ada lebih dari 2.000 tiket yang terjual. "Lebih kayaknya (dari 2.000 tiket). Nanti baru jam 19.00 WIB nanti baru ada laporan," simpulnya.




(krs/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads