Dengan jumlah peserta yang membengkak menjadi 24 klub, maka masing-masing klub harus bertanding sebanyak 46 kali dalam satu musim. Hal ini dianggap "menyiksa" keuangan klub-klub dan fisik pemain. Apalagi, musim ini klub tak diperbolehkan lagi memakai dana APBD.
"Dengan jumlah klub yang sedemikian banyak, kami keberatan. Dulu kan ada konsep dua wilayah agar murah. Tapi, sekarang dengan 24 klub dan satu wilayah. Ini memberatkan," ungkap Direktur Utama PT. Kabau Sirah Semen Padang, Erizal Anwar, saat dihubungi detikSport, Jumat (14/10/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski berat, Erizal menegaskan bahwa klubnya tetap siap mengarungi kompetisi. Klubnya pun sudah berada di Bandung untuk mempersiapkan diri jelang laga pembuka melawan Persib, Sabtu (15/10/2011).
"Kami siap (menjalani kompetisi. Makanya kami menambah pemain," tegas Erizal.
"Alhamdulillah tanggal 12 kemarin kami sudah di Bandung. Kami siap tampil," katanya.
(mfi/a2s)











































