Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin membeberkan program tersebut dalam pertemuan dengan wartawan di Hotel Harris FX, Jakarta, Kamis (27/10/2011). Ia menjabarkan konsep-konsep untuk menjaring pemain muda berbakat.
"Jadi, dari awal (pengurus) kami terpilih, kami katakan bahwa priotias kami terhadap pembinaan usia muda sangatlah besar. Filosofinya adalah Indonesia akan kuat di masa depan," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita mengincar 44 pemain dan tiap posisi ada empat. Mereka akan rutin berkompetisi dan berlatih, sebagai bagian dari tim nasional di masa depan," tambah Djohar.
"Dari anak-anak usia 10-12, kita harapkan di umur 22-24 mereka bisa mencapai top performance. Mungkin bisa mengambil ancang-ancang untuk Piala Dunia 2022."
Tentang metode pembinaan tersebut, PSSI akan membuat jadwal, sistem data base melalui komputerisasi, profil pemain muda, untuk kemudian memulai babak penyisihannya melalui pengcab dan pengprov, sebelum kembali ke level pusat.
(a2s/krs)











































