Rabu (26/10), kemarin PSSI mengumumkan bahwa ada sebanyak 18 klub yang bakal ikut berlaga di Indonesia Premier League 2011/2012. Namun, pada kelanjutannya beberapa klub membantah. Mereka mengklaim tidak pernah mengangguk setuju untuk ikut ke dalam liga tersebut.
''Sampai detik ini klub kami tidak prh mengajukan surat atau formulir registrasi,'' ujar manajer Persiwa Wamena Agus Santoso kepada wartawan usai rapat RUPS itu, yang juga dihadiri oleh beberapa anggota Komite Eksekutif PSSI, di antaranya Toni Aprilani dan Robertho Rouw.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dipastikan RUPS sudah clear dan kompetisi tetap berjalan 1 Desember,'' kata Direktur PT Sriwijaya Optimis Mandiri, pemilik Sriwijaya FC, Hendri Zainudin.
Kendati demikian, mereka menyebut bahwa liga yang akan bergulir tersebut bukanlah liga tandingan atau liga pemberontak. "ISL ini bukan saingan IPL karena kami tetap berjalan sesuai statuta dan amanat kongres Bali," ucap Syahrir Taher, yang akhirnya didapuk sebagai Direktur PT Liga Indonesia yang baru.
''Saya berjanji akan memegang amanat sebaiknya,'' lanjut Syahrir mengenai jabatan barunya.
Hak siar dan komersil liga tersebut pun sudah dimiliki oleh pihak stasiun televisi, yakni ANTV. Nilai dari hak siar dan komersil itu pun tergolong sangat "wah" karena mencapai Rp 130 miliar per musimnya.
(roz/din)











































