Selain Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Stadion Lebak Bulus juga akan menjadi medan bertarung timnas-timnas Asia Tenggara. Didapuk menggelar pertandingan di Grup B, Lebak Bulus akan mengetengahkan persaingan antara Vietnam, Filipina, Laos, Myanmar, Timor Leste, dan Brunei Darussalam.
Mengingat pertandingan di Lebak Bulus nanti tak hanya dijadwalkan berlangsung sore hari, tetapi bahkan malam hari sedari pukul 19.00 WIB, maka keberadaan penerangan berstandar internasional di dalam lapangan pun jadi krusial.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal itu diakui oleh Pelaksana Tugas (PLT) Lebak Bulus Kanti Herawati yang ditemui di lokasi. Ia mengaku, lampu penerangan di lapangan stadion masih dalam proses pemasangan. Namun, ia menegaskan kalau itu akan selesai tanggal 3 November nanti.
Selain pencahayaan, perkara rumput lapangan pun terlihat belum rapi benar. Pasalnya, ketinggian rumput di lapangan masih tampak tidak sama. "Rumput tak ada masalah. Nanti pemotongan akan dilakukan," tukas Kanti.
Sementara itu, atas nama kenyamanan maka seluruh ruangan juga dijanjikan memiliki pendingin udaranya (AC) masing-masing, khususnya kamar ganti pemain.
Stadion Lebak Bulus direncanakan menggelar laga perdana pada hari Sabtu (5/11/2011) mendatang, saat Brunei Darusallam berhadapan dengan Timor Leste sedari pukul 16.00 WIB. Partai Laos kontra Myanmar menyusul tiga jam kemudian alias pukul 19.00 WIB.
(krs/krs)










































