Pemberian bonus itu akan dilakukan di rumah pengusaha Arifin Panigoro di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, hari Selasa (22/11/2011) malam ini.
"Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya. Anak-anak sudah berjuang keras sekuat tenaga," ujar penanggung jawab tim nasional, Bernard Limbong, kepada wartawan di kantor PSSI tadi sore.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah melalui kementerian pemuda dan olahraga menjanjikan bonus Rp 50 juta kepada setiap atlet yang meraih medali perak. Limbong mengatakan, pihaknya akan menambahkan bonus kepada pemain timnas U-23 di luar dari pemerintah.
"Basic-nya Rp 50 juta, tapi akan ada yang mendapat Rp 100 juta. Kita akan buat secara proporsional, karena ada yang main full sepanjang turnamen, dan lain-lain," sahut Limbong.
Ia menolak memberitahu berapa total bonus yang akan diserahkan kepada timnas U-23. Namun, menurutnya uang itu bisa saja diatur oleh manajer, pelatih, dan kapten. "Pembagiannya terserah mereka."
Tentang alasan menjadikan rumah Arifin Panigoro sebagai tempat syukuran dan penyerahan bonus, ia mengatakan, "Tidak ada motif apa-apa, tapi suasana di sana nyaman."
Timnas U-23 dipersiapkan untuk melakoni pertandingan eksebisi melawan klub Amerika Serikat, Los Angeles Galaxy, pada 30 November. Dikatakan Limbong, ada beberapa pemain timnas senior yang akan dilibatkan, tapi nama-namanya belum ditetapkan.
(a2s/krs)











































