Liga Bank Mandiri
PSIS Menang 2-1 atas Persik
Minggu, 18 Jul 2004 20:29 WIB
Semarang - Dengan susah payah akhirnya PSIS Semarang berhasil meraih angka penuh saat menjamu Persik Kediri di Stadion Jati Diri, Semarang, Minggu (18/7/2004), dalam lanjutan kompetisi Liga Bank Mandiri X.Tim berjuluk βMahesa Jenarβ itu unggul 2-1 di mana kedua gol tuan rumah dicetak legiun asingnya, Roberto Kwateh dan Djibril, sedangkan gol balasan Persik lahir dari kepala Johan Prasetyo.Di awal-awal pertandingan, kedua tim bermain lamban dan miskin kreasi. Serangan yang dibangun selalu kandas di tengah jalan karena para pemain sering salah oper ketika sudah memasuki pertahanan lawan.Persik mempunyai peluang bagus di menit ketujuh ketika Bamidele 'Bob' Manuel berhasil lolos dari kepungan lawan dan dari jarak dekat melepaskan tembakan keras ke arah gawang. Namun bola masih membentur kiper Agus Murod.PSIS hanya memiliki kesempatan gol pada menit 39 melalui kaki Heri Ismanto. Tendangan bek kanan PSIS pada jarak 30 meter dari gawang ini menusuk sedikit di atas mistar gawang Persik yang dijaga kiper Wahyudi.Memasuki babak kedua pertandingan baru lumayan menarik untuk dilihat. Kedua tim terlihat lebih enjoy dalam bermain. Karena sama-sama ngotot, sebagian besar pemain kedua tim justru bermain cenderung kasar. Gol pertama PSIS juga berawal dari kekasaran pemain Persik. Dari sisi kiri gawang Persik, Darwin yang berlaku sebagai ekskusi tendangan bebas berhasil mengoper bola dengan manis ke Roberto Kwateh. Tanpa ba-bi-bu, Kwateh pun menyundulnya ke arah kiri gawang Wahyudi. Gol pertama itu terjadi pada menit 51.Tapi kemenangan PSIS tak berlangsung lama. Delapan menit kemudian gol Johan Prasetyo membungkam keriuhrendahan suara sekitar 20 ribu penonton. Umpan matang Bob Bamidele ia sambar dengan sundulan yang langsung megoyak jala Agus Murod. Sebetulnya beberapa menit kemudian PSIS mempunyai peluang menambah gol setelah wasit Heri Kustanto meniup peluit penalti. Sayang, Ricardo yang menjadi eksekutor gagal menjebloskan bola ke jala kiper Wahyudi. Gol kemenangan PSIS toh tetap lahir dari titik penalti. Di menit 86 bek kiri Persik Wawan Widiantoro mengontrol bola dengan tangannya. Kali ini, Djibril yang menjadi eksekutor berhasil menunaikan tugasnya dengan baik sehingga mengubah kedudukan menjadi 2-1, yang bertahan hingga peluit panjang berbunyi. Lima kartu kuning keluar dari saku wasit Heri Kustanto asal Sleman. Dua pemain PSIS yang dihadiahi kartu kuning adalah Idrus dan Purwanto. Sedangkan pemain βMacan Putihβ adalah Suswanto, Johan Prasetyo, Juan Carlos Tapia, dan Wahyudi.Wasit berkali-kali membuat kontroversi. Karenanya, kedua tim sama-sama terlihat emosi. Akibatnya, lemparan botol dari sudut-sudut tribun pun tak terelakkan. Terutama ketika mereka melihat pelanggaran dan wasit tidak meniup peluitnya.Pelatih Persik Kediri Jaya Hartono sangat kesal dengan kepemimpinan wasit. "Saya tak perlu banyak komentar. Anda lihat sendiri wasit selalu berusaha mencari-cari kesalahan pemain kami. Asal tahu saja, saya tak pernah mengajari pemain saya mengontrol bola memakai tangan," katanya mengungkit gol 'bermasalah' di akhir pertandingan.Pendapat berbeda terlontar dari mulut manajer PSIS Yoyok Sukawi. "Wasit fair kok. Dia berani meniup peluit begitu pelanggaran memang betul-betul terjadi," katanya di ruang ganti pemain. (a2s/)











































