Disaksikan kurang dari 500 orang -- biasanya Stadion Mandala di Jayapura bisa dipadati belasan ribu orang --, Persipura tampil dominan sejak awal laga. Mereka sudah unggul di menit 10 berkat gol Alberto Goncalves, dari umpan Ortizan Solossa.
Kapten Boaz Solossa menggandakan keunggulan "Mutiara Hitam" lewat gol sundulannya, dan bek Bio Paulin Pierre memantapkan kemenangan tuan rumah menjadi 3-0 di menit 79. Persegres memperkecil kekalahannya lewat Gaston tiga menit sebelum pertandingan selesai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai pertandingan asisten platih Persipura Mettu Dwaramuri menilai tim tamu menampilkan perlawanan yang cukup baik. Meski tampil mendominasi, ia memuji penampilan anak-anak Gresik yang selalu sabar saat menghadapi tekanan dan saat menyerang.
"Kami mendapat perlawanan dari tim tamu. Meski menang dan mendominasi, mereka sabar dalam bermain," jelasnya.
Sementara itu pelatih Persegres, Fredy Mulli, mengaku timnya kalah kelas dengan Persipura yang notabene merupakan tim unggulan dan sudah tiga kali menjadi kampium ISL.
"Semua sudah diinstruksikan. Kemenangan tuan rumah wajar karena persiapan Persegres untuk ISL hanya dua minggu. Saya kira kali ini lumayan. Meski kalah kami menampilkan yang terbaik dan bisa memberi perlawanan," tuturnya.
(a2s/mfi)










































