Selain ada Arema yang mengikuti Indonesian Super League (ISL) dan Indonesian Premier LeagueΒ (IPL), muncul klub baru yang juga bernama Arema, dan disebut-sebut akan berpartisipasi pula di IPL.
Kabarnya Arema tersebut dibentuk oleh ketua Yayasan Arema, Muhamad Nur, sedangkan Arema "IPL" sebelumnya adalah yang di bawah kepemimpinan Lucky Acub Zainal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka (M. Nur--red) tiba-tiba mendirikan Arema baru tanpa sepengetahuan kami," jelas Noor saat berbincang dengan wartawan di kantornya Jalan Jakarta, kota Malang, Kamis (8/12/2011).
Noor menambahkan, perbuatan yang dilakukan M. Nur sama halnya membajak tim yang legal dibentuk serta terdaftar di IPL. Sebuah langkah tegas, lanjut Noor, telah digagas dengan mengirim utusan ke PSSI untuk memberikan penjelasan terkait dualisme Arema IPL ini.
"Kita sudah kirim utusan ke PSSI tentang masalah ini," beber dia.
Dalam kesempatan itu, dirinya juga menyayangkan sikap tak profesional para pemain yang telah terikat kontrak dengan pihaknya, karena para pemain itu telah menggandakan kontrak bermain di satu kompetisi yaitu IPL.
"Ada lima pemain yang tak mau dianggap tak konsisten," ujar lelaki akrab disapa Nunun ini.
Rencananya, lanjut Nunun, sore ini sebuah skuad baru akan dibentuk kembali untuk menunjukkan eksistensi Arema IPL kubu Lucky di IPL, dengan menggelar seleksi di Lapangan Pangkalan TNI AU Abdulracman Saleh.
"Sesuai rencana sore ini, kami lakukan seleksi," tandasnya. Sampai berita ini diturukan M. Nur belum dapat dikonfirmasi terkait dualisme Arema IPL ini. Telepon selulernya berbunyi nada tak aktif.
(a2s/din)











































