Arema Terpecah Tiga?

Arema Terpecah Tiga?

- Sepakbola
Kamis, 08 Des 2011 18:43 WIB
Malang - Polemik sepakbola di tanah air juga berimbas pada klub asal Malang, Arema Indonesia. Tim berlogo kepala singa itu kini seakan-akan terpecah menjadi tiga, menyusul berdirinya sebuah "Arema" yang lain.

Selain ada Arema yang mengikuti Indonesian Super League (ISL) dan Indonesian Premier LeagueΒ  (IPL), muncul klub baru yang juga bernama Arema, dan disebut-sebut akan berpartisipasi pula di IPL.

Kabarnya Arema tersebut dibentuk oleh ketua Yayasan Arema, Muhamad Nur, sedangkan Arema "IPL" sebelumnya adalah yang di bawah kepemimpinan Lucky Acub Zainal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Media Officer Arema Indonesia IPL kubu Lucky Acub Zainal, Noor Ramadhan, mengatakan, secara pribadi M. Nur telah mendirikan skuad baru yang sama berlaga di IPL, tanpa terlebih dahulu menggelar komunikasi dengan pihaknya. Seluruh punggawa yang dulunya telah terikat kerja dengan Arema Indonesia IPL kabarnya dibawa pula.

"Mereka (M. Nur--red) tiba-tiba mendirikan Arema baru tanpa sepengetahuan kami," jelas Noor saat berbincang dengan wartawan di kantornya Jalan Jakarta, kota Malang, Kamis (8/12/2011).

Noor menambahkan, perbuatan yang dilakukan M. Nur sama halnya membajak tim yang legal dibentuk serta terdaftar di IPL. Sebuah langkah tegas, lanjut Noor, telah digagas dengan mengirim utusan ke PSSI untuk memberikan penjelasan terkait dualisme Arema IPL ini.

"Kita sudah kirim utusan ke PSSI tentang masalah ini," beber dia.

Dalam kesempatan itu, dirinya juga menyayangkan sikap tak profesional para pemain yang telah terikat kontrak dengan pihaknya, karena para pemain itu telah menggandakan kontrak bermain di satu kompetisi yaitu IPL.

"Ada lima pemain yang tak mau dianggap tak konsisten," ujar lelaki akrab disapa Nunun ini.

Rencananya, lanjut Nunun, sore ini sebuah skuad baru akan dibentuk kembali untuk menunjukkan eksistensi Arema IPL kubu Lucky di IPL, dengan menggelar seleksi di Lapangan Pangkalan TNI AU Abdulracman Saleh.

"Sesuai rencana sore ini, kami lakukan seleksi," tandasnya. Sampai berita ini diturukan M. Nur belum dapat dikonfirmasi terkait dualisme Arema IPL ini. Telepon selulernya berbunyi nada tak aktif.


(a2s/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads