Diego mengambil keputusan mengejutkan saat memutuskan menyudahi kontrak dengan Pelita Jaya akhir pekan lalu. Pihak Pelita melalui manajernya Lalu Mara kemudian menuding pesepakbola 21 tahun itu berada di bawah ancaman dari Bernhard Limbong saat memutuskan mundur.
Bersama beberapa pemain yang klubnya berlaga di Indonesia Super League, Diego memang tak bisa membela timnas Indonesia. Namun Diego menegaskan kalau keputusan yang diambil datang atas kemauan sendiri dan bukan karena tekanan dari pihak-pihak lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam temu wartawan tersebut Diego didampingi Yesasa Oktavianus dan Halim Mahfudz yang menjabat staff khusus PSSI. Tak banyak waktu diberikan Diego pada wartawan yang sudah menunggunya, dia hanya bersedia menjawab lima pertanyaan dan konferensi pers tuntas kurang dari 15 menit.
"Saya sudah mempertimbangkan. Ini murni keputusan pribadi saya. Tidak ada tekanan dari siapapun. Mengambil keputusan ini saya sudah mengetahui konsekuensinya. Kalau ada masalah hukum saya akan menghadapi," lanjut Diego yang masih harus dibantu penerjemah.
"Tidak ada deal khusus sebelum tanda tangan kontrak dengan Pelita. Sampai sebulan lalu saya mencoba mendapat klarifikasi soal kontrak. Namun tidak ada penjelasan dari pihak Pelita. Semua yang dikatakan Lalu Mara itu tidak benar," tuntas dia.
(din/roz)










































