Persela Kalahkan PSIS 1-0

Liga Bank Mandiri

Persela Kalahkan PSIS 1-0

- Sepakbola
Minggu, 01 Agu 2004 17:50 WIB
Jakarta - Persela masih mempunyai harapan terhindar dari zona terdegradasi. Kemenangan 1-0 atas PSIS Semarang membawa angin segar bagi tim asal Lamongan tersebut.Pertandingan kedua kesebelasan, Minggu (1/8/2004), berlangsung tanpa greget sehingga tidak enak ditonton. Terlebih tidak ada penonton di Stadion Tridharma, Gresik, menyusul hukuman yang dijatuhkan kepada Persela karena insiden masuknya penonton ke tengah lapangan pada pertandingan melawan Persebaya 5 Mei silam.Meski demikian Persela tetap mencoba tampil ngotot. Strategi menyerang memang harus diinstruksikan pelatih Riono Asnan agar timnya meraih kemenangan agar menjauh dari papan bawah. Ujung tombak Oscar Aravena pun dijadikan target serangan oleh Riono untuk menembus pertahanan tim β€œMahesa Jenar”.Setelah kick off, Persela memberi tekanan pada wilayah pertahanan PSIS. Beberapa kali kiper Agus Murod harus bergerak cepat keluar dari gawangnya untuk menghalau bola. Usaha Oscar yang berduet Jatmiko cukup menyulitkan Darwin dkk yang menjaga lini belakang PSIS. Kebanyakan umpan jauh yang dilakukan George Rodriguez selalu ditujukan kepada Oscar. Oleh karena itu di menit-menit pertengahan penjagaan ketat PSIS lebih difokuskan kepada Oscar. Benar saja, dengan ditempel ketatnya Oscar, Persela tidak terlalu tajam untuk menyelesaikan umpan panjangnya. Selama babak pertama, bola-bola pendek sepertinya tidak diterapkan oleh pemain Persela. Cukup menyulitkan karena long passing yang digunakan gampang dipatahkan oleh pemain belakang PSIS. Bola selalu bisa ditendang balik menuju striker Roberto Kwateh dan Lilik Suhaeri.Sayangnya, kinerja Kwateh tidak didukung kuat oleh rekan-rekan gelandangnya. Pemain PSIS tampak lebih memilih safe dibandingkan bermain terbuka. Kesalahan karena bermain bertahan terjadi di menit ke-39.Pengawalan untuk menjaga Jatmiko yang terlalu ketat berakhir dengan handsball dalam kotak penalti. Pemain belakang PSIS Bambang Hartoyo terlalu ceroboh menggerakakkan tangannya untuk menghalau bola yang masuk kotak penalti timnya. Hadiah penalti bagi Persela. Usaha keras Persela untuk mencetak gol pun terwujud dengan berhasilnya eksekusi yang dilakoni Rodriguez. Ia sukses mengecoh Agus Murod yang bergerak ke kiri, sementara bola ia kirim ke pojok bawah kanan gawang. Tepat di menit 40, kedudukan 1-0 untuk keunggulan sementara Persela.Sisa 17 menit dimanfaatkan pasukan Heri Kiswanto untuk kembali mencoba menyerang balik Persela. Namun kinerja Ricardo, Kwateh dan Lilik menemui kebuntuan. Tekelan-tekelan Amsar, Charles Puttiray dan Kleber menghentikan laju gempuran PSIS sampai babak pertama berakhir.Di babak kedua, semangat Persela untuk menyerang masih belum habis. Duet Oscar dengan Jatmiko tetap dipertahankan oleh pelatih Riono dan masih menyulitkan anak-anak Semarang.Tetapi tim PSIS tidak mau menyerah begitu saja. Pola permaian safe yang dilakoni di babak pertama tidak terlihat lagi. Ricardo dan Khair Rifo mulai berani bermain lepas. Tempo permainan pun berubah menjadi lebih cepat dan cukup sulit diimbangi oleh Persela. Alhasil gawang kiper Khoirul Huda mulai terancam oleh kehadiran serangan dari sektor kanan dan kiri yang rajin dibangun oleh PSIS. Namun meluapnya serangan PSIS justru berakibat lini pertahanannya agak kendor.Charles Putiray yang tadinya bermain bertahan dengan gampang mengecoh pemain belakang PSIS dan memberikan umpan silang kepada Oscar yang berada di posisi bebas terbuka. Tidak tanggung-tanggung Oscar langsung melesatkan bola namun berhasil ditepis Agus Murod. Tetapi momen bahaya belum berlalu bagi PSIS. Bola muntahan ternyata langsung disambar Rodriguez. Gelandang ini meluncurkan tendangan rendah ke pojok kanan gawang. Namun melenceng membentur tiang gawang sehingga PSIS beruntung terhindar dari ketinggalan 0-2.Sementara itu striker Roberto Kwathe justru tidak bisa mengembangkan permainannya di babak ini. Kawalan ketat dari bek Persela membuat ruang gerak Kwateh terbatas dan sering gagal menerima umpan yang ditujukan kepadanya. Ricardo dan Indriyanto yang kadang mengisi posisi Kwateh juga tidak mampu menyelesaikan peluang yang tercipta. Menemui kegagalan demi kegagalan, PSIS menjadi tidak bersemangat mengejar ketinggalannya setelah melewati setengah jam pertandingan di babak kedua itu.Justru Persela yang bermain konsisten dan kembali membangun serangannya lewat Oscar dan Puttiray. Akan tetapi serangan Persela tampaknya masih belum mampu mematahkan ketangguhan kiper Semarang Agus Murod. Sampai peluit panjang ditiupkan wasit, kedudukan 1-0 membuat Persela mengantongi kemenangan sesuai dengan targetnya. (erk/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads