Liga Bank Mandiri
Persik Telan Pil Pahit di Solo
Minggu, 01 Agu 2004 19:15 WIB
Solo - Juara bertahan Persik Kediri lagi-lagi menelan pil pahit. Bertandang ke Stadion Manahan, Solo, Minggu (1/8/2004), mereka menyerah 0-1 dari tuan rumah Persijatim Solo FC.Persik kalah oleh gol tunggal Ayock Berti lewati titik penalti. Sialnya, kesempatan penalti yang lebih dulu diperoleh tim βMacan Putihβ itu gagal diselesaikan dengan baik oleh Kapten Harianto. Seorang pemain Persik juga diusir dari lapangan karena menerima dua kartu kuning.Di babak pertama Persik cenderung menerapkan pola bertahan dengan sesekali melakukan serangan-serangan balik. Barisan pertahanan belakang Persik yang cukup tangguh cukup sukses mematahkan setiap serangan tuan rumah. Nyaris tidak ada serangan membahayakan oleh kedua kesebelasan di babak pertama. Wasit Jimmy Napitupulu juga kurang memberi perhatian pada terjadinya pelanggaran. Di babak ini tidak kurang empat kali para pemain Persijatim menyentuh bola dengan tangannya namun tidak mendapat sanksi. Demikian juga ketika penyerang Persik Musikan dijatuhkan Mashadi di kotak pinalti Persijatim.Di babak kedua Persijatim semakin menggencarkan serangan. Namun serangan-serangan balik Persik justru lebih sering membahayakan gawang Persijatim. Puncaknya terjadi di menit ke-66 ketika penjaga gawang Persijatim Sofyan Hadi dengan sengaja menjegal Musikan yang menggiring bola di kotak penalti. Namun eksekusi Harianto dapat diantisipasi Sofyan. Buyarkan kesempatan Persik mendulang gol.Selanjutnya dengan cepat Persijatim melancarkan serangan balik cepat ke gawang lawan. Serangan tak terduga ini akhirnya membuahkan tendangan penalti karena Ayock Berti diganjal pemain belakang Bernal di kotak terlarang. Berbeda dengan Harianyo, Ayock yang tampil sebagai algojo mampu mengelabuhi penjaga gawang Wahyudi dan menyarangkan bola dengan baik.Serangan demi serangan yang dilancarkan Persik untuk menyamakan kedudukan selalu gagal. Bahkan sejak menit ke-76 mereka harus bermain 10 orang karena Bernal digelandang ke luar lapangan karena menerima kartu kuning kedua setelah kembali mengganjal Ayock. Hingga pertandingan selesai Persijatim berhasil mengamankan kemenangan tipisnya itu.Pelatih Persik Jaya Hartono mengakui anak asuhnya tidak mampu mengembangkan permainan dengan baik dan justru mengikuti irama permainan yang diciptakan oleh Persijatim. Dia juga bisa mentolerir langkah Bernal menjegal Ayock sehingga membuahkan hukuman penalti bagi timnya."Saya lihat anak-anak masih syok karena kaptennya gagal melakukan eksekusi penalti. Sebagian besar mereka saat itu masih berada di tengah lapangan sehingga kurang siap menghadapi serangan balik yang begitu cepat. Langkah penyelamatan yang dilakukan Bernal itu cukup bisa diterima," kata Jaya. (a2s/)











































