Nurdin Dilarang Lepas Timnas U-20
Rabu, 04 Agu 2004 16:23 WIB
Jakarta - Ketua Umum PSSI Nurdin Halid tidak diberi izin melepas timnas Indonesia U-20 yang sedianya akan melakukan serangkaian turnamen di Vietnam dan Malaysia. Larangan ini diberikan oleh Mabes Polri.Keberatan Mabes Polri disebabkan karena status pria yang juga menjabat sebagai ketua Inkud (Induk Koperasi Unit Desa) itu masih sebagai tahanan Mabes yang dibantarkan karena sakit. Mabes sendiri menyarankan agar Nurdin beristirahat dan berkonsentrasi agar lekas sembuh. "Apa dia (Nurdin) sanggup untuk melepas kontingen itu? Dia 'kan masih sakit, sementara penahanannya dibantarkan. Kalau dia sanggup berarti dia sudah sembuh, jadi untuk apa dipaksakan, 'kan ada wakilnya. Sebaiknya Pak Nurdin beristirahat dan berkonsentrasi," ungkap Kadiv Humas Mabes Irjen Pol Paiman kepada wartawan dalam konprensi pers di Mabes Polri Jl Trunojoyo no 3 Jaksel, Rabu (4/8/2004).Sampai sejauh ini dokter di rumah sakit menyatakan bahwa Nurdin masih sakit dan Mabes belum diijinkan untuk melakukan pemeriksaan. "Dia sudah dirawat di RS Polri Dr Soekamto selama dua minggu, kita sendiri tak tahu sampai kapan dirawat, pokoknya sampai dinyatakan sembuh, baru dia akan ditahan kembali di Mabes Polri," lanjut Paiman. Pernyataan soal kesediaan Nurdin untuk melepas kontingen PSSI U-20 ke Vietnam sebelumnya diungkapkan oleh sekjen PSSI Nugraha Besoes di kantor PSSI, Selasa (3/8) kemarin. Nugraha menyebutkan setelah dilepas Nurdin di RS Dr Soekamto, rombongan akan menuju kantor KONI Pusat untuk meminta restu ketum KONI Pusat Agum Gumelar. Kontingen PSSI U-20 akan mengikuti turnamen yang akan digelar di Ho Chi Minh pada 6-22 Agustus 2004 (Piala DTV) dan Hanoi pada 29 Agustus-6 September 2004 (Piala AFF). Jika tim lolos ke final AFF, mereka akan melanjutkan latihan di Vietnam untuk kemudian mengikuti Piala Asia U-20 tanggal 24-8 Oktober 2004. (mel/)











































