Nurdin Halid Tetap Lepas Timnas U-20 dari RS
Kamis, 05 Agu 2004 11:46 WIB
Jakarta - Kendati dilarang Mabes Polri, salah satu tersangka kasus impor gula ilegal Nurdin Halid tetap menerima rombongan tim nasional U-21 dalam kapasitasnya sebagai ketua umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).Bertempat di RS Polri Dr. Sukamto, Kramat Jati, Jakarta, Kamis (5/8/2004), sekitar pukul 09.15 WIB Nurdin menyambut kedatangan rombongan yang dipimpin Sekjen PSSI Nugraha Besoes. Ia bersikeras ingin melepas secara resmi sekaligus merestui tim yang akan mengikuti dua turnamen di Vietnam tersebut.Para wartawan terpaksa gigit jari karena tidak bisa meliput langsung momen tersebut, meskipun semula sempat dijanjikan bisa masuk kamar Nurdin oleh Kang Nug, sapaan Nugraha.Saat rombongan tiba di rumah sakit, mereka digilir per lima orang untuk masuk ke dalam kamar. Nurdin juga sempat menitikkan air mata ketika berbicara dengan Kang Nug. Ia berpesan kepada Pelatih Peter Withe untuk menjaga anak-anaknya dan menyerahkan perjuangan tim ke tangan pelatih asal Inggris itu.Nurdin mengesampingkan keberatan Mabes Polri yang tidak memberi izin kepada dirinya untuk melepas timnas U-20. Alasannya, status pria yang juga menjabat ketua Induk Koperasi Unit Desa (Inkud) itu masih sebagai tahanan Mabes yang dibantarkan karena sakit. Oleh Mabes ia disarankan agar beristirahat dan berkonsentrasi agar cepat sembuh."Apa dia (Nurdin) sanggup untuk melepas kontingen itu? Dia 'kan masih sakit, sementara penahanannya dibantarkan. Kalau dia sanggup berarti dia sudah sembuh, jadi untuk apa dipaksakan, 'kan ada wakilnya. Sebaiknya Pak Nurdin beristirahat dan berkonsentrasi," ujar Kadiv Humas Mabes Irjen Pol Paiman kemarin.Kondisi Nurdin sendiri saat ini masih terlihat lemah. Dituturkan Nur Ichsan, pemain Persija Yunior yang ikut dalam rombongan tersebut, ketua umum PSSI itu memberi wejangan-wejangannya dengan suara pelan. Tekanan darahnya 80/50 dan tangannya masih dibalut selang infus.βDia berpesan agar kami berbuat yang terbaik karena membawa nama bangsa,β kata Nur Ichsan saat diwawancarai detikcom, sekembalinya rombongan ke Gedung KONI Pusat untuk dilepas Agum Gumelar. (a2s/)










































