Dugaan keteribatan dua pemain tersebut muncul setelah Polrestabes Surabaya menangkap seseorang berinisial CAS karena mengedarkan narkoba. Saat diperiksa, CAS, yang ternyata mantan pemain Persebaya Surabaya, menyebut dua nama pemain sebagai pelanggannya.
Yang pertama adalah AK, kiper Arema Indonesia yang berlaga di Indonesia Super League. Selain itu ada juga FA yang memperkuat Deltras Sidoarjo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita fokus pada kompetisi," ucap juru bicara Arema ISL, Sudarmadji, saat ditemui di Kantor Arema Jalan Kertenagera, Rabu (14/3/2012).
Sudarmadji memastikan jika Arema akan taat hukum, meskipun saat ini seluruh pemain menyiapkan diri lepas dari zona degradasi.
"Pastinya kita patuh hukum, namun yang terpenting kita lepas dari zona degradasi," sambung Sudarmadji.
Dalam kesempatan itu, Sudarmadji juga berharap kepada Aremania (julukan suporter Arema) tidak terpancing atas kabar tersebut.
"Kami juga harapkan Aremania tidak terprovokasi, kalau hanya mengkritik itu wajar saja," tutur Sudarmadji yang enggan berkomentar lebih jauh lagi.
(din/mfi)
