Di Stadion Gajayana, Sabtu (17/3/2012) sore WIB, tim tuan rumah sudah unggul dua gol duluan di babak pertama yang dicetak oleh Andrew Barisic dan Roman Chamello.
Gol pertama tercipta setelah umpan silang Putut Waringin Jati dari sektor kiri gawang PSM disambut tandukkan kepala Barisic yang bersarang di sisi atas gawang. Kedudukan berubah menjadi 1-0.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di babak kedua PSM masih kesulitan mencetak gol balasan. Malahan harus kehilangan salah satu pemainnya, Fandi Eddy diganjar kartu merah oleh wasit di menit 63 akibat melakukan pelanggaran keras.
Bermain dengan sepuluh pemain membuat skuad berjuluk Juku Eja itu semakin terpuruk dan kewalahan menghadapi permainan Arema.
Keunggulan jumlah pemain mampu dimanfaatkan oleh Arema untuk menambah pundi-pundi golnya. TA Musrafy kali ini mencatatkan namanya di papan skor untuk mengubah skor menjadi menjadi 3-0 di menit 64.
Kiper PSM Andi Muhammad dipaksa kembali memungut bola dari gawangnya sendiri di menit 72. Anggo Julian melepaskan tembakan yang membentur pemain bertahan PSM Satrio Syam, malangnya bola justru meluncur ke gawangnya sendiri. Arema 4, PSM 0.
Antonic mengaku puas dengan performa skuadnya yang bermain dengan apik dan berhasil mencapai target kemenangan.
"Menang jadi target kami dengan mengandalkan semangat pemain muda, pertandingan sore ini anak-anak sudah bermain baik," ujar mantan pelatih Timnas Hongkong ini usai pertandingan.
Keputusan PSM untuk menurunkan sejumlah pemain muda tidak berhasil. Hal ini diakui Pelatih PSM Makassar Pieter Segrt.
"Kekalahan ini karena terlalu berani menurunkan pemain muda, faktor pengalaman menjadi masalah terbesar. Saya pun akan tanggung jawab atas kekalahan ini," lugas Segrt.
(rin/rin)











































