Liga Bank Mandiri
PSPS Tahan Persija Tanpa Gol
Sabtu, 07 Agu 2004 17:43 WIB
Jakarta - Persija Jakarta gagal menuai angka penuh dalam pertandingan perdananya usai jeda kompetisi Liga Bank Mandiri setelah ditahan imbang tanpa gol oleh PSPS Pekanbaru. Bertanding di hadapan sekitar 15 ribu penonton yang memadati Stadion Lebak Bulus, Sabtu (7/8/2004), Persija langsung mengambil inisiatif untuk menekan pertahanan PSPS. Dimotori oleh dua sayap yaitu gelandang asal Argentina Gustavo Hernan Ortiz, di kanan, dan Elie Aiboy, di kiri, duet penyerang Emmanuel de Porras dan Budi Sudarsono beberapa kali mengancam gawang PSPS.Striker de Porras mendapatkan peluang terbaik Persija dibabak pertama. Namun, tendangan bicycle kick yang coba dilakukannya masih gagal menembus gawang kiper Fance. Upaya Aiboy lewat sebuah tendangan melengkung dari luar kotak penalti juga masih bisa ditepis kiper bernomor punggung 1 itu. PSPS, yang sepanjang pertandingan babak pertama lebih banyak ditekan, praktis hanya bisa melawan lewat serangan balik. Namun, cukup padunya lini belakang Persija membuat San Dee Garmojay dkk kesulitan menembus gawang kiper Mukti Ali Raja. Di babak kedua Persija tak mengendurkan tekanan. Skuad asuhan Sergei Dubrovin itu masih mengandalkan kelincahan pemain-pemain sayapnya untuk menyuplai bola ke tengah lapangan. Bombardir serangan Persija belum juga mampu menembus gawang PSPS. Satu peluang emas yang didapatkan oleh pemain pengganti Chavez kembali gagal menjebol gawang Fance. Padahal Chavez, yang menerima umpan de Porras dari sayap kanan, sudah berdiri bebas tepat di jantung pertahanan PSPS. Namun tendangannya masih tepat di pelukan kiper Fance. Peluang bek bernomor punggung 32 itu menjadi aksi yang menutup pertandingan yang dipimpin wasit Purwanto. Persija pun harus puas dengan hasil imbang 0-0. Menurut pengakuan gelandang Persija Agus Indra, hari ini timnya belum menemukan bentuk permainan terbaiknya. "Ini adalah pertandingan pertama setelah jeda kompetisi, jadi pemain belum bermain padu. Meski banyak peluang, namun kami kurang tenang menyelesaikannya menjadi gol." (mel/)











































