Liga Bank Mandiri
Persikota Ditahan Imbang PSM 1-1
Minggu, 08 Agu 2004 17:38 WIB
Jakarta - Paulus Krey berhasil menyelamatkan PSM Makassar dari kekalahan. Gol Krey di menit terakhir memberikan hasil imbang 1-1 melawan tuan rumah Persikota.Di Stadion Benteng, Tangerang, Minggu (8/8/2004), Persikota hampir saja memberikan hadiah kemenangan bagi para suporter setianya yang terus tanpa henti memberikan dukungan. Yakin menang setelah unggul 1-0, Persikota justru mendapatkan hasil imbang 1-1 karena terlalu longgarnya pertahanan sehingga Krey berhasil menyamakan kedudukan di penghujung pertandingan. Di menit-menit pertama tim tuan rumah sebenarnya cukup menemui kesulitan untuk bisa menjebol pertahanan PSM. Epalla Jordan yang menjadi target manselalu bisa dihadang oleh anak-anak Makasar. Tekanan-tekanan yang coba dilancarkan oleh tim Bayi Ajaib justru mendapatkan tekanan balik dari Ponaryo Astaman dkk.Lima menit pertama usai, PSM mulai lebih rajin untuk membangun serangan. Peluang-peluang manis hasil kerjasama lini tengah Irsyad, Ponaryo dan Syamsul Chairudin beberapa kali membahayakan gawang Persikota yang dijaga Jendry Pitoy.Pada menit 11 hampir saja gawang tim besutan Rahmad Darmawan dijebol oleh anak-anak Makasar. Umpan silang dari Irsyad diterima oleh Andi Oddang yang berdiri bebas di depan gawang kandas karena membentur tiang. Terlalu terfokus pada serangan-serangannya, bagian belakang PSM malah longgar menjaga pemain depan Persikota. Di menit 20 aksi kerja sama Mardiansyah dan Paolo Vivar memberikan keunggulan 1-0 untuk Persikota. Mardiansyah yang lebih dulu menusuk jantung pertahanan lawan, bergelut dengan seorang bek PSM yang tengah menghadangnya. Namun tiba-tiba saja ia memberika umpan tumit ke belakang tepat mengarah ke Vivar yang bebas tanpa penjagaan. Vivar langsung melakukan shooting keras dan merobek gawang kiper PSM Hengky Oba. Gol Vivar mengejutkan PSM. Tim yang kini bertengger di posisi ke-2 klasemen Liga Indonesia ini mencoba lebih meningkatkan kuantitas serangannya. Akan tetapi serangan yang dicoba dibangun selalu menemui kebuntuan baik dari sentuhan terakhir ataupun dipatahkan oleh Firmansyah dkk.Tim Persikota sendiri juga mampu mengimbangi serangan balik PSM. Meski sudah unggul 1-0, mereka masih terus mencoba menyerangan jantung pertahanan PSM. Perseteruan alot antara kedua tim ini terus belangsung sampai babak pertama berakhir.Babak kedua dimulai dengan tendangan keras yang dilepaskan oleh pemain berambut gimbal Marc Orland. Dari luar kotak penalti ia melepas tendangannya menuju kiri gawang, bola berhasil ditangkap Pitoy namun sempat terlepas. Serangan pertama Orland itu membangkitkan serangan PSM untuk kembali menusuk pertahanan Persikota. Orland terus menjadi ujung tombak PSM untuk menciptakan peluang di bagian depan.Sayang, bukan pekerjaan mudah karena ia dijaga ketat dan dihadang bek-bek Persikota yang kadang menjatuhkan Orland dengan cara ilegal. Kartu kuning dari wasit Jimmy Napitupulu akhirnya keluar untuk Persikota akibat pelanggaran terhadap Orland.Lewat menit 55 PSM tampak mengendorkan seranangannya. Persikota dengan pemain andalannya Epalla Jordan malah hampir membuat gol ke-2 lewat sundulannya. Namun bola hasil sundulan cantik itu berhasil diamankan oleh kiper Hengky Oba. Kembali peluang emas Persikota lewat begitu saja di menit 73. Tendangan penalti hadiah dari wasit karena Epalla dijatuhkan bek PSM Abanda di kotak penalti gagal menjadikan Persikota unggul 2-0. Bola Vivar yang menjadi eksutor penalti terlalu ke atas gawang dan membentur tiang. Sembilan puluh persen kemenangan untuk Persikota, namun tepat memasuki menit terakhir injury time Persikota malah kecolongan. Longgarnya penjagaan membuat Paulus Krey dengan mudah membobol pertahan Persikota dan menyamakan kedudukan 1-1. Lewat umpan silang, Krey mampu melesakkan gol dengan tendangan kaki kirinya dan mengoyak gawang Jendry Pitoy.Kekecewaan yang amat sangat bagi Persikota. Pasalnya, selang 10 detik kemudian peluit panjang ditiupkan tanda pertandingan berakhir. Kesalahan di detik terakhir memaksa tuan rumah Persikota mendapatkan hasil imbang melawan PSM Makasar. (erk/)











































