Menpora Minta PSSI dan ISL Saling Mengakui

Menpora Minta PSSI dan ISL Saling Mengakui

Amalia Dwi Septi - Sepakbola
Senin, 09 Apr 2012 18:36 WIB
Jakarta - Pemerintah terus mendesak pihak-pihak yang terlibat perselisihan di sepakbola nasional menuntaskan masalah yang terjadi. PSSI dan ISL pun diminta saling mengakui statusnya masing-masing.

Pernyataan tersebut diungkapkan Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Mallarangeng, usai melakukan pertemuan dengan jajaran PSSI di kantornya, Senayan, Jakarta, Senin (9/4/2012).

"Kami membahas langkah-langkah menuju rekonsiliasi. Dan PSSI melaporkan hasil kongres tahunan di Palakaraya kemarin," kata Andi kepada wartawan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pertemuan tersebut, rombongan PSSI dipimpin ketua umumnya Djohar Arifin Husin. Dia datang bersama Juru bicara PSSI, Edi Elison, Koordinator Timnas Bob Hippy, Ketua tim Rekonsiliasi Bernhard Limbong, dan Direktur Legal Finantha Rudi.

Dalam pertemuan tersebut, selain menyerahkan laporan hasil kongres tahunan di Palakaraya PSSI juga membahas upaya-upaya rekonsiliasi.

"Saya mengharapkan PSSI mengakui ISL. ISL mengakui PSSI. Karena itu kami harus melakukan langkah-langkah yang jelas. Dan menghimbau kepada seluruh pihak melakukan langkah-langkah rekonsialiasi. Tidak hanya satu pihak saja," tambahnya.

Andi juga mendukung usaha PSSI yang tak menyerah dalam upaya melakukan rekonsiliasi dengan mengundang klub-klub ISL. Dia juga berharap pihak yang berseberangan (KPSI) mau diajak rekonsiliasi.

"Memang upaya rekonsiliasi tidak bisa sekali saja. Butuh waktu terus dan terus. Pemerintah PSSI hanya satu yg diakui PSSI yang diakui FIFA," tegas dia.

(din/mfi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads