Sebelumnya, Task Force mengundang PSSI pada 24 April 2012 di Hotel Ritz Carlton, Bukit Bintang. Dalam pertemuan itu tidak ada hasil. Task Force hanya mengumpulkan data dan argumentasi antara PSSI yang dipimpin Djohar Arifin Husin dan KPSI yang dipimpin La Nyalla Mattalitti.
Djohar membenarkan bahwa pertemuan akan kembali dilakukan pekan depan di Kuala Lumpur. Tepatnya antara tanggal 6, 7, atau 8 Juni.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Djohar berharap, dalam pertemuan kedua ini ada hasil agar persoalan cepat selesai. Sebab, dia menilai, sudah terlalu lama sepakbola Indonesia berpolemik.
"Tentunya berharap segera selesai agar kami bisa menyelesaikan masalah kompetisi dengan tenang dan timnas berjalan lancar. Jika kisruh terus, yang rugi kan bangsa kita."
Djohar mengaku telah persiapkan diri untuk tatap pertemuan kedua ini. Terutama terkait data-data pendukung. "Karena belum ada undangan resmi, jadi belum tahu siapa yang akan berangkat ke sana," jelas Djohar.
(roz/krs)











































