Komisi Disiplin PSSI akan memanggil panitia pelaksana pertandingan dan pihak PT. Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) terkait kasus tewasnya suporter Persebaya di pertandingan Indonesian Premier League (IPL) kemarin malam.
Seorang bonek berama Purwo Adi Utomo meninggal dunia dari kerusuhan yang terjadi di Stadion Gelora 10 Nopember, Tambaksari, Surabaya, Minggu (3/6/2012) malam, seusai laga Persebaya versus Persija IPL.
"Segera saya akan panggil panpel dan pihak LPIS untuk mengetahui kronologis yang sebenarnya. Dengan penonton yang segitu banyak, apakah prosedurnya sudah sesuai dan keamanannya seperti apa,"' ujar Ketua Komisi Disiplin PSSI, Bernhard Limbong, saat dihubungi detikSport, Senin (4/6/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam satu minggu, empat suporter sepakbola tewas setelah pertandingan. Minggu lalu, tiga orang menemui ajalnya karena dikeroyok dan dianiaya sejumlah pendukung kesebelasan Persija Jakarta, seusai partai tim tersebut melawan Persib Bandung di kompetisi Indonesian Super League (ISL) di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.
Untuk sementara almarhum Purwo Adi Utomo diduga tewas karena terinjak-injak dan kehabisan oksigen dalam suasana yang kacau balau di dalam stadion, setelah polisi menembakkan gas airmata. Polisi membantah teledor dalam melepaskan gas airmata itu karena semestinya tidak mengarahkannya ke areal penonton.
(a2s/roz)










































