Dalam pertandingan yang digelar tanpa penonton di Stadion Segiri Samarinda, Kalimantan Timur itu, PSPS lebih dulu berinisiatif membangun serangan. Di menit 10 April Hadi lolos dari jebakan offside dan menghadirkan ancaman terhadap gawang Persija Andritany, semenit kemudian gantian tandukan Zaenal Arif yang membahayakan.
Meski pada awalnya lebih banyak ditekan, Persija akhirnya bisa unggul lebih dulu melalui sebuah serangan balik yang cepat di menit 25. Mendapatkan umpan dari Hasyim Kipuw dan lolos dari jebakan offside, tandukan Pedro Javier merobek gawang PSPS. Gol untuk Persija.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Memasuki babak kedua, PSPS berupa mengejar ketertinggalan dua gol. Hingga menit-55, PSPS masih mendominasi serangan dengan masih mempertahankan duet Patrice Nzekou-Zaenal Arif sebagai striker.
Namun, kembali lewat sebuah serangan balik yang cepat Persija bisa mencetak gol ketiganya. Tendangan keras Pedro usai lolos dari pengawalan masih membentur mistar gawang, dari momen tersebut bola yang mental berhasil di-rebound Bambang Pamungkas dengan kepalanya. Di menit 70 Persija menambah keunggulan jadi 3-0.
Enam menit sebelum laga tuntas, Pedro menyempurnakan penampilannya dengan mencetak hat-trick. Menggunakan kepalanya, dia merobek gawang PSPS dan memperbesar keunggulan Persija jadi 4-0.
(din/krs)











































