Pemain Diminta Bersikap, PSSI Harus Beri Jaminan pada Mereka

Pemain Diminta Bersikap, PSSI Harus Beri Jaminan pada Mereka

Amalia Dwi Septi - Sepakbola
Minggu, 28 Okt 2012 14:25 WIB
Jakarta - Pemain diminta segera menentukan sikap dan tidak melulu seperti kebingungan saat dipanggil ke tim nasional. PSSI juga diminta untuk memberi jaminan dan ketenangan buat mereka.

Himbauan tersebut disampaikan oleh aktifivis HAM dan Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Kekerasan (Kontras), Usman Hamid, yang ikut menghadiri aksi damai suporter untuk mendukung timnas di Pintu X Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (25/10/2012) pagi.

Sebagai penggemar sepakbola, Usman merasa prihatin dengan polemik tak kunjung usai, termasuk pemain-pemain ISL yang tak juga memenuhi panggilan timnas, karena dilarang oleh klub-klubnya. Menurutnya sepakbola adalah permainan olahraga kebudayaan yang menjunjung tinggi hak manusia, nilai persaudaraan, dan keberagaman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya sendiri merasa sangat prihatin. Kita di sini harus mencari jalan tengah. Sepakbola adalah energi yang besar. Cobalah untuk semua pihak melihat semangat masyarakat yang ingin melihat semua pemain membela timnas," tuturnya.

Menurut Usman, dalam kondisi seperti ini PSSI seharusnya mampu membangun kepercayaan kepada pemain untuk mau membela timnas, sehingga setiap pemain mendapatkan ketenangan dan tidak mendapatkan ancaman dari pihak manapun ketika membela timnas.

"Ya saya tahu, semua pemain mempunyai klub di mana mereka bekerja. Tetapi PSSI mestinya mampu membangun kepercayaan kepada pemain agar mereka mau datang. Ada jaminan kebebasan untuk pemain, sehingga pemain punya sikap, mereka tidak bingung. Semua pemain itu berhak membela negaranya. Di sinilah pemain yang menjadi kunci," seru dia.

Sementara itu, dalam aksi #KitaDisiniKarenaTimnasIndonesia banyak suporter dan masyarakat yang menaruh harapan kepada pemain untuk mau bergabung. Pada spanduk yang disediakan, tertulis antara lain "ayo Bepe20 gabung timnas", "timnas pasti juara AFF kalau semua pemain jadi satu", dan lain-lain.

"Menurut saya, ini momentum baik buat pemain semua jadi satu. Karena kalau begini bisa mengurangi kekuatan timnas sendiri. Semoga pemain dan semua pihak mau mencari jalan keluar," timpal Apang, suporter dari Cawang.

(a2s/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads