Nil Masih Mungkin Panggil Pemain ISL

Nil Masih Mungkin Panggil Pemain ISL

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Rabu, 14 Nov 2012 23:28 WIB
Nil Masih Mungkin Panggil Pemain ISL
ANTARA/Wahyu Putro
Jakarta -

Para pemain yang bernaung di klub ISL kabarnya akan diizinkan untuk memperkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2012. Menanggapi hal itu, pelatih Nil Maizar mengaku masih menunggu meski tak mau berharap banyak.

Adalah pertemuan dua anggota JC (Komite Bersama) dari kubu KPSI, Hinca Panjaitan dan Joko Driyono, dengan Menpora Andi Mallarangeng dua hari lalu yang jadi awal munculnya isu tersebut. Disebutkan dalam pertemuan itu, klub-klub ISL bersedia melepas para pemainnya untuk bergabung dengan timnas Indonesia saat ini.

Memang Nil memasukkan enam pemain dari klub ISL ke daftar 35 pemain yang tampil di Piala AFF 2012. Baru Bambang Pamungkas yang hadir, sementara Patrich Wanggai, Hamka Hamzah, Ahmad Bustomi, Firman Utina, dan I Made Wirawan masih ditahan oleh klubnya masing-masing.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski deadline 10 November yang diberikan oleh AFF sudah lewat, nyatanya skuat Indonesia yang ada saat ini masih bisa memasukkan nama baru jika ada yang cedera atau berhalangan hadir.

Hal itulah yang mungkin akan digunakan Nil untuk membuka pintu masuk bagi para pemain ISL sebelum bergulirnya Piala AFF dua pekan mendatang.

"Itu deadline tanggal 10 kita bilang kan pemain ISL tidak bisa masuk lagi. Namun, Alhamdulillah mereka bisa kasih waktu untuk pemain ISL itu bergabung dengan pemain timnas sekarang. Mungkin untuk saat ini kami belum bisa menerima mereka dan kembalikan ke klub," tutur Nil Maizar ujar laga ujicoba kontra Timor Leste, Rabu (14/11) sore WIB.

"Namun, jika dalam 2-3 hari kami butuh mereka maka kita akan panggil. Sama seperti pemain Semen Padang, Nur Iskandar, Jajang Paliama dan Hengky Ardilles, otomatis kita panggil kalau kita butuh dia. Alhamdulillah mereka mau dan yang penting mereka mau. Karena situasi dan kondisi yang kita pikirkan saat ini," tutupnya.

(mrp/mfi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads