Kemarin pihak Kemenpora menyatakan bahwa akan segera mencairkan bantuan tersebut, setelah sempat menolak mengucurkannya karena merasa tim saat ini tidak dihuni pemain-pemain terbaik.
"Kami pasti terima bantuan itu. Kami tidak pernah menolak. Bantuan ini memberi arti bahwa pemerintah masih perhatian dengan kami. Meski jumlahnya tidak besar, kami tetap menerima," terang Djohar kepada wartawan di Jakarta, Kamis (22/11/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Uang Rp 800 juta itu juga tidak langsung kami terima, pasti membutuhkan proses. Tapi akan kita gunakan untuk keperluan timnas," terang Djohar.
Rombongan timnas sudah berada di Kuala Lumpur sejak kemarin (21/11), dan menurut Djohar biaya untuk itu telah terakomodasi.
"Dana ke Malaysia tidak masalah, mereka buktinya sudah berangkat ke sana dan latihan.
"Keperluan timnas' kan macam-macam, untuk gaji pemain, ofisial, dan lain-lain.Untuk sementara bisa kita bisa gunakan untuk turnamen-turnamen lain setelah AFF. Karena uang 800 juta itu pasti tidak langsung diterima, tidak seperti uang jajan," sebut Djohar.
Indonesia akan mengawali kiprahnya di Piala AFF Grup B melawan Laos pada hari Minggu (25/11) mendatang.
(ads/a2s)










































