Dalam laga yang berlangsung di Stadion Segiri Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis (6/12/2012) sore WITA, gol tunggal Supriyono di menit ke-56 menjadi penentu kemenangan Persisam.
Dengan kemenangan itu, Persisam menyapu bersih 9 poin setelah meraih kemenangan 3 kali berturut-turut sekaligus meraih tiket semifinal Inter Island Cup 2012.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga sepuluh menit berjalan, tidak ada peluang emas yang lahir dari pemain kedua kesebelasan. Empat menit kemudian, justru pemain Persiba Absor Fauzi nyaris bikin gawang timnya kebobolan akibat kesalahpahamannya dengan kiper Wawan Hendrawan di mulut gawang.
Memasuki menit 25, Persisam yang diarsiteki Sartono Anwar mulai mendominasi kendati dua peluang emas di menit ke-27 dan menit 34 melalui striker Lerby Elyandri dan pemain tengah Radiansyah, gagal dimaksimalkan menjadi gol. Sebaliknya, Persiba kesulitan menembus disiplinnya barisan belakang Persisam yang dikawal Piere Njanka. Skor imbang tanpa gol bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Persisam kembali menekan Persiba. Penyerang muda Persisam Lerby Elyandri kembali menebar ancaman kepada kiper Wawan Hendrawan di menit ke-50.
Pada akhirnya, pemain pengganti Persisam, Supriyono, mengakhiri kebuntuan setelah tendangan kerasnya memerdaya Wawan Hendrawan di menit ke-56. Persisam memimpin 1-0 Persiba.
Persiba lalu berupaya mengejar. Sedikitnya tercatat tiga peluang untuk menyamakan kedudukan, masing-masing di menit ke-60, 66, dan 92, gagal dimaksimalkan. Skor 1-0 untuk kemenangan Persisam atas Persiba tidak berubah hingga bubaran.
Dalam laga ini, wasit juga mengeluarkan kartu merah dimenit-84 kepada pemain Persisam, Ferdinan Sinaga, usai melakukan pelanggaran terhadap pemain belakang Persiba, Yus Arfandi Djafar.
Dalam keterangan kepada wartawan usai laga, Pelatih Persiba Balikpapan Hans Peter Schaller menilai kerap terjadi kesalahpahaman di lini belakang, terutama kedua bek sayap yang tidak bermain maksimal.
"Ada sedikit masalah di lini belakang kita, di kedua sayap tidak bermain dengan baik. Perlu perbaikan lebih baik di sayap kanan, kiri dan penyerang. Saya ucapkan selamat kepada Persisam, mereka layak untuk lolos ke babak berikutnya, Persisam terbaik di grup D turnamen ini," kata Peter.
Sementara Pelatih Persisam Sartono Anwar melontarkan rasa syukur atas hasil yang ikut memuluskan langkah timnya menuju babak semifinal, meski ia juga mewanti-wanti agar barisan pemain mudanya tak perlu diberikan puja-puji yang terlampau tinggi.
"Kami bersyukur bisa meraih 3 kemenangan. Pemain muda lapis kedua yang kita turunkan hari ini berusaha keras mengikuti ritme seniornya, suatu kebanggaan dari manajemen kepada pemain. Tapi (pemain muda) jangan terlalu diagung-agungkan," sebutnya.
(krs/mrp)










































