Pada laga yang dilangsungkan di Stadion Segiri Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis (6/12/2012) malam, kedua tim bermain terbuka sejak menit awal. Memasuki menit ke-12, Fathul Rahman sempat menebar ancaman ke gawang Barito yang dikawal Dedi Sutanto.
Variasi serangan yang dilancarkan Mitra Kukar dari kedua sayap kerap merepotkan barisan belakang Barito. Sebaliknya, 'Laskar Antasari' kesulitan menembus pertahanan Mitra Kukar. Serangan balik mereka juga sering kandas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Barito nyaris menyamakan kedudukan di menit ke-43, namun kiper Mitra Kukar Syamsidar mampu menggagalkan peluang tersebut. Skor 1-0 untuk Mitra Kukar bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, Barito bermain menyerang untuk mengejar ketertinggalan. Pada menit ke-50, Barito punya kans mencetak gol penyama melalui Nehemia Solossa, tapi masih gagal. Skor akhirnya tak berubah hingga peluit panjang berbunyi.
Dalam laga ini, pemain Mitra Kukar Rahmad Latif diusir keluar lapangan setelah menerima dua kartu kuning akibat pelanggaran yang dilakukannya.
Dengan hasil ini, Mitra Kukar mendapatkan tiga poin dari tiga laga. Barito hanya meraih satu poin.
Usai pertandingan, Pelatih Barito Putera Salahuddin menilai timnya mesti banyak melakukan pembenahan di semua sektor, terutama membenahi mental bertanding para pemain.
"Striker dan gairah bertanding kita kalah di kualitas. Akan menambah beberapa pemain. Terutama mental bertanding pemain saya untuk persiapan kompetisi sebenarnya di ISL nanti," katanya.
Sementara itu, pelatih Mitra Kukar Stefan Hansson mengaku masih akan melakukan perbaikan terhadap timnya.
"Kita juga akan membenahi. Hasil ini akan menentukan tim untuk mengikuti kompetisi satu bulan lagi. Kita akan menggunakan dua slot pemain Asia untuk menutupi kekurangan tim. Posisi bek tengah dan striker," terang Hansson.
"Jelas fisik pemain kelelahan. Tapi dari tiga laga di Inter Island kita sudah sedikit menemukan irama permainan tim. Ini pasti akan jadi pembenahan," ujarnya.
(mfi/cas)











































