Kongres PSSI pada 17 Maret mendatang, yang merupakan kesepakatan di antara PSSI, KPSI dan Menpora pada Senin (18/2) lalu, dinilai baru merupakan upaya di level elite. Padahal, stakeholder sepakbola bukan cuma pengurus/pengelola.
Sejumlah pemain termasuk Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI) menganggap kongres tak memberi jaminan akan menelurkan solusi kongkret, karena hanya melibatkan orang-orang yang duduk di belakang meja. Itu sebabnya Menpora juga diminta mengajak mereka bertemu dan berbicara, termasuk juga dengan suporter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sudah ketemu langsung dengan teman-teman, termasuk Mas Bepe. Bahkan dulu ada pemain Persipura, Stevie Bonsapia, saya datangi ke lapangan, dan dia mengeluarkan keluhan-keluhannya, dan kami memberikan saran. Insya Allah, penyatuan timnas akan menjawab semuanya," ujar Roy.
Mengenai timnas, yang saat ini terjadi kontroversi soal wewenang pengelolaan, antara Komisi Adhoc versi Komite Eksekutif PSSI dengan Badan Tim Nasional (BTN) bentukan Ketua Umum PSSI Djohar Arifin, Roy memberi pernyataan bernada diplomatis.
"Saya mengapresiasi siapapun yang berupaya untuk menyatukan (timnas). Sementara ini sudah muncul nama BTN. Kalau ada yang mau menyatukan lagi, yang penting kongkret," jawabnya.
(avi/a2s)










































